Ungkap Dedi Mulyadi Tidak Beri Nafkah Batin, Ambu Anne: Itu Lebih Penting dari Urusan Kasur

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustik mengungkap penyebab perceraian dirinya dengan Dedi Mulyadi yang salah satunya diakibatkan tidak ada nafkah batin.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/ Muhammad Azzam
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustik mengungkap penyebab perceraian dirinya dengan Dedi Mulyadi yang salah satunya diakibatkan tidak ada nafkah batin yang dinilai lebih penting dari sekadar urusan kasur. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Hari ini menjadi agenda sidang keempat gugatan cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustik terhadap Dedi Mulyadi di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta pada Selasa (8/11/2022).

Sidang cerai tersebut dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB, dengan agenda keputusan hasil mediasi.

Pantauan TribunBekasi.com, suasana Pengadilan Agama Purwakarta diguyur hujan deras sejak pukul 13.20 WIB. Ambu Anne maupun Dedi Mulyadi belum datang ke Pengadilan, begitu juga kuasa hukum masing-masing.

Baca juga: Dinasihati Menikah Agar Tak Jenuh Bekerja, Brigadir Yosua Malah Bilang Nikah Sama Siapa?

Perempuan yang saat ini ingin dipanggil Neng Anne mengatakan bahwa ada tiga poin pada materi gugatan cerai yang ia ajukan ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Purwakarta.

Namun, dirinya hanya mau membocorkan salah satu point materi gugatan cerai. Dari ketiga poin gugatan cerai itu, ia menegaskan bahwa didalamnya tidak ada tentang orang ketiga.

"Materi gugatan saya itu ada tiga poin, dan dari ketiga itu tidak ada satupun yang menyatakan ada pihak ketiga di rumah tangga kami," ujar Anne kepada media di rumah dinasnya, Jalan Ganda Negara, Kabupaten Purwakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ketum PSSI Mochamad Iriawan Berupaya Jordi, Sandy, dan Shayne Bisa Ikut TC Bersama Timnas Indonesia

Adapun salah satu di antara isi materi gugatan cerai itu, Neng Anne mengatakan bahwa suaminya, Dedi Mulyadi sejak tahun 2020, sudah tidak pernah memberi nafkah lahir dan batin.

"Jadi semenjak tahun 2020, suami saya tidak pernah memberi nafkah lahir dan batin kepada saya. Untuk nafkah lahir tahu lah yah seperti kebutuhun materi yang terlihat dan lainnya," katanya. 

"Sedangkan untuk kebutuhan batin itu, bukan hanya sebatas urusan kasur. Tapi lebih daripasa itu, hal yang penting adalah bagaimana seorang istri dihormati, dihargai, dilindungi, dan kemudian diperhatikan dan juga disayangi dan ada rasa aman dan nyaman," ujar Anne.

Dirinya mengaku, menyesalkan terhadap sejumlah pihak yang mengartikan kebutuhan batin hanya sebatas 'urusan kasur' saja.

Menurutnya, hal yang ia sebutkan seperti dihormati, dihargai, dilindungi dan disayangi merupakan hal yang lebih penting dari tugas seorang suami.

"Itu lebih penting dari sebatas urusan kasur semata," ujar Anne. (MAZ)

Sumber: Warta Kota
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved