KDRT

Suami Tusuk Istri di Depok, Ayah Korban Kaget Lihat Putrinya Pingsan Berlumuran Darah

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pria yang diduga berinisial F ini membuat keluarga korban Dedeh Yuningsih syok dan trauma.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/ Hironimus Rama
Dedeh Yuningsih (berbaring), korban penikaman senjata rajam yang diduga dilakukan suaminya di Bedahan, Sawangan, Kota Depok pada Jumat (4/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM.COM, SAWANGAN - Kasus suami yang diduga tega menikam istrinya di Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Jumat (4/11/2022) mengagetkan keluarga sang istri.

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pria yang diduga berinisial F ini membuat keluarga korban Dedeh Yuningsih syok dan trauma.

Amin (59), ayah Dedeh Yuningsih, mengaku kaget saat mendapati anaknya pingsan dan diantar oleh orang tak dikenal ke rumahnya.

"Kejadiannya sekira pukul 09.30 WIB pada Jumat (4/11/2022) di Jalan H.Saenan. Tiba-tiba ada pria yang antarin anak saya dalam keadaan pingsan," kata Amin di Bedahan, Senin (7/11/2022).

Dia menduga anaknya pingsan karena jatuh dari sepeda motor saat keliling berjualan.

"Anak saya kan jualan Yakult. Saya pikir dia jatuh dari motor," ucapnya.

Baca juga: Suami Tikam Istri di Depok Diawali Persoalan Anak, Dedeh Berharap Suaminya Segera Ditangkap

Namun dia kaget saat pria yang mengantarkan anaknya mengatakan bahwa korban sempat cekcok dengan orang dan kena tusuk.

"Orang itu bilang, anak bapak sempat ribut dengan orang dan kena tusuk. Saya kaget. Saya lihat di bagian perutnya ada darah, sepertinya ditusuk pisau," paparnya.

Amin pun panik melihat anaknya berlumuran darah. Dia bingung bagaimana memberikan pertolongan.

Lalu dia memanggil para tetangga untuk bersama-sama menolong korban.

"Beruntung ada mobil tetangga, kita bawa Dedeh ke RSUD Depok," ucapnya.

Baca juga: Kronologi Juru Parkir di Depok Aniaya Istri Menurut Saksi Mata, Pelerai Malah Ikut Kena Bogem

Setelah ditangani dokter selama beberapa jam, Dedeh akhirnya bisa pulang sekira pukul 13.30 WIB untuk melanjutkan perawatan di rumah.

"Alhamdulilah, lukanya tidak dalam. Dia dapat 3 jahitan. Tetapi itu karena sebagian pisaunya tertahan tas yang diselempangkan di samping. Kalau masuk semua pisaunya, bisa fatal," jelas Amin.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved