Eksklusif Warta Kota

Rektor Unpam Dr E Nurzaman Beri Alasan Membuka Kelas untuk Mahasiswa Diasbilitas

Inilah latar belakang didirakannya Universitas Pamulang yang memberikan kesempatan untuk kaum disabilitas untuk kuliah

Wartakotalive/Angga Bhagya Nugraha
Rektor Unpam Dr E Nurzaman soal latar belakang berdirinya Universitas Pamulang 
WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Sejak awal tahun ajaran 2017/2018, Universitas Pamulang atau Unpam yang berada di Kota Tangerang Selatan memberikan kesempatan berkuliah kepada penyandang disabilitas. 
Rektor Unpam Dr E Nurzaman M.Si menyatakan hal itu sesuai dengan visi Unpam yang berlandaskan humanis dan religiositas.
Para mahasiswa difabel tersebut mendapatkan pelayanan khusus agar mereka dapat mengikuti proses pembelajaran seperti mahasiswa pada umumnya.
Untuk itu, inovasi-inovasi tersebut perlu diadakan setiap saat.
Demikian pemaparan Dr Nurzaman sewaktu diwawancarai Tribun Tangerang (Warta Kota Network)  secara eksklusif, Jumat (21/10) malam lalu.
Selain latar belakang Unpam memberi kesempatan penyandang disabilitas untuk kuliah, Nurzaman  menjelaskan awal mula berdirinya Unpam.
Berikut hasil wawancara Tribun Tangerang (Warta Kota Network) dengan Dr Nurzaman yang dibagi menjadi dua seri: 
Bagaimana perjalanan kampus Unpam, mulai dari berdiri sampai sekarang ini?
Unpam didirikan tahun 2001 oleh Yayasan Prima Jaya kemudian pada tahun 2004, terjadi alih kelola oleh Yayasan Sasmita Jaya. Sejak itu Unpam berkembang pesat sampai sekarang.
Saat ini mahasiswa Unpam mencapai 82.000 dan telah berhasil meluluskan sekitar 63.000 mahasiswa.
Itu angka yang signifikan dalam upaya membantu mencerdaskan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi yang sekarang menurut Badan Pusat Statistik (BPS) berada pada angka 31,19 persen.
Ada berapa fakultas yang tersedia di Unpam?
Ada tujuh fakultas S1 (sarjana) dan satu fakultas pascasarjana. Ketujuh fakultas di Unpam adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, Fakultas Sastra, Fakultas Hukum, dan Fakultas Agama Islam.
Kami punya target, untuk jangka pendek, kami sudah mulai kembali reakreditasi.
Pada awal 2024 nanti, kami akan reakreditasi perguruan tinggi, syukur kalau bisa naik, tapi untuk sementara kami berusaha mempertahankan kondisi yang ada. Kami ingin meningkatkan kualitas layanan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Salah satu caranya adalah kami mendorong para dosen, bahkan kami membiayai mereka untuk melanjutkan pendidikan ke S3 sesuai tuntutan saat ini.
Dunia cepat berkembang dan salah satu ujung tombak di perguruan tinggi adalah dosen, maka dosen pun harus belajar dan terus belajar.
Unpam juga diketahui memberi ruang untuk penyandang disabilitas. Bagaimana teknis pelaksanaannya?
Kami punya program afirmasi yang merupakan bagian dari program unggulan.
Program afirmasi memberi kesempatan mengecap pendidikan tinggi bagi kawan-kawan disabilitas kategori tunadaksa, tunarungu, dan tunanetra.
Saat ini ada 61 mahasiswa disabilitas dan kami sudah mewisuda tiga orang.
Wisudawan pertama lulusan S1 program studi teknik informatika
Alhamdulillah dapat predikat cum laude. Kami berikan kebebasan dalam memilih program studi dan gratiskan biaya kuliahnya.
Bahkan kami fasilitasi laptop untuk menunjang keberhasilan belajar mereka. Alhamdulillah antusiasme mereka sangat besar ketika diterima di Unpam.
Mereka bersyukur karena tidak banyak perguruan tinggi yang bisa menerima kelompok disabilitas.
Apa pertimbangan Unpam memberi ruang kepada rekan-rekan disabilitas?
Pada dasarnya kami ingin memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada siapa saja, seluruh masyarakat Indonesia dalam segala lapisan, khususnya mereka yang kategori kurang beruntung secara finance, secara akademik, kurang beruntung karena faktor waktu, termasuk kurang beruntung karena keterbatasan fisik. Mereka semuanya, menurut UUD 45 pasal 31 ayat berhak memperoleh pendidikan. Unpam ingin berkontribusi mewujudkan cita-cita negeri ini yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. (ign/raf-bersambung)
 
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved