Berita DPRD Kota Bogor

Komisi I DPRD Kota Bogor Menentang Soal Swastanisasi Taman Manunggal Menteng Bogor

Tolak swastanisasi Taman Manunggal lantaran memberatkan masyarakat. Hal itu dilakukan Komisi I DPRD Kota Bogor.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Humas DPRD Kota Bogor
Komisi I DPRD Kota Bogor Menentang Soal Swastanisasi Taman Manunggal Menteng Bogor 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Komisi I DPRD Kota Bogor menentang soal swastanisasi Taman Manunggal Menteng

Polemik pengelolaan Taman Manunggal, Kelurahan Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor menjadi sorotan.

Sebab itu, Komisi I DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta perwakilan masyarakat.

Baca juga: Komisi I DPRD Kota Bogor Semprot Pemkot Bogor Lantaran Ada Kafe dan Restoran Tak Punya Izin Operasi

Agenda raker tersebut adalah penyelesaian polemik kepengurusan Taman Manunggal.

Polemik ini bermula dari keinginan warga untuk bisa mengelola Taman Manunggal sebagaimana SK Lurah Menteng No.141/SK230?MTG/Tahun 2022 tertanggal 1 September 2022 tentang Pengelola Lapangan Sepak Bola Manunggal periode 2022-2025.

Namun hal tersebut nampaknya tidak bisa terealisasikan.

Menurut Kadisperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, pengelolaan Taman Manunggal akan dilelang melalui sistem Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Aset Daerah.

Hal tersebut lantaran berdasarkan hitung-hitungan yang dilakukan oleh Disperumkim dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, terdapat potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang bisa dimaksimalkan melalui pengelolaan Taman Manunggal ini.

“Pengelolaan menggunakan teknik Kerja Sama Pemanfaatan (KSP). Dengan sarpras yang ada ini KSP bisa berpotensi mendapatkan PAD, nanti KSP ini berbadan hukum dan akan dilelang untuk penunjukannya,” jelas Esti.

Untuk diketahui, fasilitas yang ada didalam Taman Manunggal ini terdiri dari taman, jogging track, lapangan sepakbola, lahan parkir, food court dan tribun penonton, yang dinilai akan menjadi potensi PAD untuk APBD Kota Bogor.

Tolak Swastaniasi

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Mahpudi Ismail dengan tegas menentang wacana yang diajukan oleh DIsperumkim untuk menswastanisasi taman yang hakikatnya merupakan ruang terbuka untuk publik.

“Dari awal bahwa konsep ini adalah taman. Kalau taman berarti fasilitas umum, dimana next jika terwujud, tempat berkumpulnya orang, seperti sempur dan lainnya yang berarti bebas biaya,” tegas Mahpudi.

Kalaupun Pemkot ingin memaksimalkan PAD dari keberadaan Taman Manunggal, Mahpudi menganjurkan agar dalam kepengelolaan Taman Manunggal bisa melibatkan masyarakat.

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Datangi Lokasi Bencana di Stadion Pajajaran, Kesal Penanganan Lambat

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved