Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta: Ternyata TMII Digagas Ibu Tien Soeharto yang Ingin Indonesia Punya Disneyland

Taman Mini Indonesia Indah atau TMII menjadi tujuan utama wisata warga Indonesia saat ke Jakarta. Wisata TMII melekat dengan Sejarah Jakarta.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Wartakotalive/Rendy Rutama Putra
Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (27/9/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM,  JAKARTA - Taman Mini Indonesia Indah atau TMII menjadi tujuan utama wisata warga Indonesia saat ke Jakarta. Wisata TMII melekat dengan Sejarah Jakarta

Lokasi TMII sendiri terletak di Ceger, Cipayung, Jakarta Timur dekat dengan RS Haji dan Terminal Kampung Rambutan.

Pada Sejarah TMII, lokasi wisata terbesar di Indonesia itu digagas oleh istri Presiden ke-2 Soeharto, Siti Hartinah atau yang karib disapa Ibu Tien Soeharto

Gagasan pembangunan TMII disampaikan Ibu Tien Soeharto pada rapat pengurus YHK di Jalan Cendana No. 8, Jakarta. Ia mengusulkan untuk dibangunnya Miniatur Indonesia.

Dikutip dari situs resmi TMII, bentuk dan sifat isian proyek TMII berupa bangunan utama bercorak rumah-rumah adat yang dilengkapi dengan pergelaran kesenian, kekayaan flora-fauna, dan benda budaya lain dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia. 

Gagasan itu dilandasi oleh suatu keinginan untuk membangkitkan kebanggaan dan rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air, serta untuk memperkenalkan Indonesia kepada bangsa-bangsa lain di dunia. 

Gagasan tersebut makin mantap setelah Ibu Tien selaku ibu negara menyertai perjalanan kerja Presiden Soeharto ke berbagai negara.

Pada sejarah TMII, suatu hari, Ibu Tien mendapat kesempatan mengunjungi obyek-obyek wisata di luar negeri, diantaranya Disneyland Amerika Serikat dan Timland di Muangthai. 

Kunjungan Tien Soeharto ke obyek-obyek wisata tersebut mendorong untuk mewujudkan ide ke dalam suatu proyek dengan membuat taman tempat rekreasi yang mampu menggambarkan kebesaran dan keindahan Indonesia dalam bentuknya yang mini.

Kemudian pada 30 Januari 1971 tepatnya pada penutupan Rapat Kerja Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia di Istana Negara, yang juga dihadiri oleh Presiden Rl, Ibu Tien Soeharto dengan di dampingi Menteri Dalam Negeri Amir Mahmud untuk pertama kalinya memaparkan maksud dan tujuan pembangunan Miniatur Indonesia "Indonesia Indah" di depan umum.

Dengan surat YHK, Ibu Tien Soeharto menugaskan Nusa Consultants untuk membuat rencana induk dan studi kelayakan. 

Tugas itu selesai dalam waktu 3,5 bulan. Pada tanggal 30 Juni 1972 pembangunan dimulai tahap demi tahap secara berkesinambungan. 

Rancangan bangunan utama berupa peta relief Miniatur Indonesia berikut penyediaan airnya, Tugu Api Pancasila, Bangunan Joglo, dan Gedung Pengelolaan disiapkan oleh Nusa Consultants.

Berikut pembuatan jalan dan penyediaan kavling tiap-tiap bangunan. Sementara rancangan bangunan lain, seperti bangunan khas setiap daerah, dikerjakan oleh berbagai biro arsitek.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved