Berita Video

VIDEO Pembantu Ferdy Sambo Beri Kesaksian Tak Masuk Akal di Sidang Kematian Brigadir J

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan merasa jengkel dengan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi karena beri kesaksia tak masuk akal

Penulis: Nurmahadi | Editor: Miftahul Munir

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR MINGGU - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan merasa jengkel dengan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi karena beri kesaksia tak masuk akal.

Hal itu terjadi di ruang sidang PN Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022).

Majelis Hakim bertanya soal peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah pada 3 sampai 6 Juli 2022 lalu.

Sebab ada keterangan yang berbeda antara di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan pengakuan di ruang sidang.

Dalam sidang Susi mengaku, ketika di Magelang, Putri sempat terjauh dan ketika akan diangkat Brigadir Yosua Hutabarat alias J dilarang oleh Kuat Maruf.

Namun, saat Susi di BAP polisi, justru ia menyatakan Putri digendong Brigadir Yosua ke dalam kamar.

"Ibu jatuh depan kamar mandi di lantai atas, kemudian ketika Om Joshua mau ngangkat dilarang sama Om Kuat," kata Susi menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

"Loh katanya di BAP diangkat Jhosua, kok sekarang ngomongnya berbeda, enggak masuk di akal pernyataan saudara ini," ucap Majelis Hakim tanggapi pernyataan Susi.

Selain itu, kesaksian lainnya yang menurut Majelis Hakim tidak masuk akal adalah ketika Putri Candrawathi terjatuh kenapa tidak memanggil dokter, melainkan dibiarkan tidak ada yang mengangkat

"Abis ibu jatuh terus Om Kuat memanggil Om Richard," ujar Susi

"Bharada E yang ngangkat," tanya Hakim

"Om Richard enggak ngangkat," jawab Susi.

"Terus siapa yang ngangkat, seneng banget kayanya Putri Candrawathi ini diangkat-angkat," ucap Majelis Hakim tanggapi jawaban Susi.

Majelis hakim menganggap Susi berbohong ketika memberikan kesaksian, dalam sidang pemeriksaan saksi terdakwa Bharada E.

Diketahui, Susi adalah seorang Asisten Rumah Tangga keluarga Ferdy Sambo, Susi juga disebutkan ikut ke Magelang dan mengetahui pembunuhan berencana Brigadir J. (m41)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved