Polisi Tembak Polisi

Terungkap, Ferdy Sambo Berani Pertaruhkan Pangkat dan Jabatannya demi Bela Bharada E

Ferdy Sambo ternyata sempat merangkul Bharada E sembari mengatakan bahwa dirinya siap mempertaruhkan pangkat dan jabatan demi membela ajudannya itu.

Tribunnews/Rizki Sandi Saputra
Ferdy Sambo ternyata sempat merangkul Bharada E sembari mengatakan bahwa dirinya siap mempertaruhkan pangkat dan jabatan demi membela ajudannya itu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ajudan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Brigadir Daden Miftahul Haq dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Daden dihadirkan jaksa dalam sidang yang digelar di ruang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

Dalam keterangannya, Daden menceritakan seluruh kejadian pascapenembakan yang dialami Brigadir Yosua.

"Kalau datangnya dari sana dapur, jalan ke sini, di sini almarhum (Yosua) deket dapur terus setelahnya sekitar 2 meter bang Ricky terus Romer, Richard di sini, terus saya belakangnya Richard," kata Daden seraya menunjukkan tata letak orang yang terlibat dalam insiden itu.

Baca juga: 434 Anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Jalani Tes Urine Dadakan, Hasilnya Bagaimana?

Untuk posisi Putri Candrawathi sendiri kata Daden berada di dalam kamar. Hal itu dia pastikan setelah mendengar adanya kegiatan di dalam kamar.

Setelahnya, Ferdy Sambo kata Daden langsung masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi untuk membawanya pulang ke rumah pribadi di Jalan Saguling III yang tak jauh dari rumah dinas.

"Saudara keluar ke garasi? Ada yang disampaikan di situ? Ada siapa saja di situ?" tanya hakim dalam sidang.

"Siap ada bang Ricky sama ibu (Putri Candrawathi) sama bapak (Ferdy Sambo) terus bapak memerintahkan Bang Ricky untuk antar ibu ke rumah Saguling," ucap Daden.

Baca juga: Terungkap, Bharada E Diminta Brigadir J Bantu Bopong Putri Candrawathi, Jadi Bukan Pelecehan

Dari kondisi itu, majelis hakim menanyakan apa yang disampaikan Ferdy Sambo saat melihat para ajudannya itu.

Ferdy Sambo memberikan peringatan kepada ajudan, kalau kejadian yang sebenarnya terjadi itu dapat dijadikan pelajaran.

"Apa yang disampaikan Sambo?" tanya majelis hakim.

"Bapak ngomong bagaimana kalau ini terjadi kepada anak, istri, atau keluarga kalian?" jawab Daden.

"Saudara tahu apa maksudnya?" tanya lagi hakim.

Baca juga: Dewi Perssik Akhirnya Temukan Identitas Ibu Yang Menghinanya, Dewi Perssik: Hey Ibu! Tunggu Saya Ya!

"Siap tidak," ucap Daden.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved