Warta Pendidikan

Fakultas Tenik Universitas Indonesia Posisi Teratas Kampus Teknik Terbaik di Indonesia

 Dekan FTUI Heri Hermansyah menerangkan, hasil pemeringkatan THE WUR 2023 adalah hasil kerja keras seluruh sivitas akademika FTUI

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Gedung Fakultas Teknik Universitas Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK-- Universitas Indonesia kembali mengukuhkan diri sebagai kampus terbaik di Indonesia.

Kali ini, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menorehkan prestasi menduduki posisi pertama sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia di bidang Teknik.

Pencapaian itu berdasarkan asesmen lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia Times Higher Education World University Rankings (THE WUR), pada 26 Oktober 2022.
 
Dekan FTUI Heri Hermansyah mengungkapkan, hasil pemeringkatan THE WUR 2023 adalah hasil kerja keras seluruh sivitas akademika FTUI, khususnya para dosen.
 
"Secara khusus, FTUI menonjol dalam kriteria Teaching dan International Outlook yang mengindikasikan keberhasilan upaya FTUI untuk unggul di internal dan berdampak bagi eksternal. Pencapaian ini tentu saja kami syukuri, tetapi tidak hanya berhenti di situ," kata Heri melalui siaran persnya, Senin (31/10/2022)

Baca juga: UI Jadi Kampus Terbaik Pertama di Indonesia dan Top 10 Terbaik di Asia Tenggara

Heri Hermansyah menyebut, capaian ini bakal menjadi fondasi dasar untuk perbaikan ke depan.

Khususnya, kata dia, untuk meningkatan penilaian di kriteria-kriteria lain terutama citation.
 
"Kedepannya, kami akan terus memfasilitasi dan mendorong dosen-dosen FTUI, khususnya dosen muda, untuk meningkatkan publikasi, terutama publikasi yang melibatkan kolaborasi dengan peneliti internasional," jelas dia. 

THE WUR 2023 untuk bidang teknik meliputi ilmu teknik umum, teknik sipil, teknik mesin dan dirgantara, teknik elektro dan elektronika, dan teknik kimia.

Sebanyak 13 indikator digunakan untuk mengukur kinerja pada empat bidang yaitu teaching, research, knowledge transfer, dan international outlook. 

Sebanyak 13 indikator kinerja itu dikalibrasi dengan untuk memberikan perbandingan yang paling komprehensif dan seimbang, yang dipercaya oleh mahasiswa, akademisi, pemimpin universitas, industri, dan pemerintah.

Baca juga: Universitas Indonesia Gelar Pengmas Tingkatkan Kemampuan Digital Marketing UMKM di Sumedang Selatan

Dari 13 indikator kinerja tersebut, THE mengelompokkan menjadi lima bidang, yaitu teaching atau lingkungan pembelajaran (bobot 30 persen), research yang meliputi jumlah, pendapatan dan reputasi (bobot 30 % ), citation yang menggambarkan pengakuan terhadap hasil riset (bobot 27,5 % ), international outlook dari staf pengajar, mahasiswa dan riset (bobot 7,5 % ), serta industry income yang berasal dari transfer pengetahuan (bobot 5 % ).
 
FTUI unggul di Indonesia dengan nilai keseluruhan 26.3-31.9 dan menduduki peringkat 601-800 di dunia.

Pada indikator industry income, FTUI memperoleh skor tertinggi dari 4 indikator lainnya dengan skor 80.6.

Jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di Indonesia, FTUI menempati peringkat pertama se-Indonesia pada indikator international outlook dan teaching.

Saat ini FTUI memiliki 7.938 mahasiswa dari jenjang S1 hingga S3.

Baca juga: Universitas Indonesia Luncurkan 280 Program Pengabdian Masyarakat di 10 Titik Strategis

FTUI didukung oleh 250 dosen, dengan lebih dari 84 % dosen telah bergelar Doktor dari berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Jumlah Guru Besar FTUI sebanyak 73 orang, terbanyak jika dibandingkan fakultas lain di UI.
 
FTUI memiliki 13 program studi jenjang sarjana, 2 program profesi, 7 program studi magister, dan 7 program studi doktor FTUI yang telah terakreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi dan LAM TEKNIK di tingkat nasional serta IABEE dan JABEE di tingkat internasional.

FTUI juga telah diases oleh lembaga asesmen regional, ASEAN University Network.
 
THE WUR merupakan tabel kinerja global yang menilai perguruan tinggi riset-intensif pada semua misi inti para perguruan tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian, transfer pengetahuan, dan pandangan internasional.

THE WUR menggunakan pendekatan standarisasi untuk setiap indikator dan kemudian menggabungkan indikator dalam proporsi indikator kinerja.
 
Pendekatan standardisasi yang digunakan berdasarkan pada distribusi data dalam indikator tertentu. Yakni dimana THE menghitung fungsi probabilitas kumulatif, dan mengevaluasi indikator lembaga tertentu berada dalam fungsi tersebut. 

Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved