Berita Jakarta

Pentingnya Kesehatan Mental, Wakil Ketum Komisi E Usulkan Jakarta Punya Fasilitas Konseling Merata

Wakil Ketua Komisi E, Anggara Wicitra usulkan sosialisasi program skrining kesehatan mental terutama terhadap remaja dan masyarakat usia produktif

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Ketua Fraksi PSI Anggara Wicitra, juga wakil ketua komisi E DPRD DKI minta adanya konseling kesehatan mental merata di Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyampaikan pentingnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta punya perhatian terhadap kesehatan mental

Hal itu disampaikan dalam acara launching program Okay Fellas Ambassador oleh Komunitas I Am Okay.

"Dalam 2 tahun kita menghadapi pandemi, kesehatan mental menjadi perhatian kita karena akhirnya banyak yang merasakan bahwa potensi sakit itu bukan hanya di fisik saja tapi di mental," ujar Anggara berdasarkan keterangannya, pada Minggu (30/10/2022).

Ternyata menurut data, Anggara menginformasikan angka masyarakat di atas 15 tahun yang mengalami gangguan mental tidak sedikit.

Ia menegaskan bahwa pemerintah punya tanggung jawab akan hal itu, karena mental merupakan urusan kesehatan masyarakat sebagaimana penyakit-penyakit lainnya.

Baca juga: Peduli Kesehatan Mental, Vokraf Bagikan 200 Voucher Konsultasi Psikologi Gratis

Anggara menilai Pemprov DKI Jakarta bisa memulai kerja mengatasi masalah kesehatan mental ini dengan melakukan sosialisasi masif dan skrining rutin.

"Saat masalah kesehatan mental ini banyak dihadapi, pengetahuan masyarakat masih terbatas akan hal ini," ucap Anggara.

Menurutnya, masih banyak stigma negatif yang melihat masalah kesehatan mental bukan masalah serius.

Oleh karena itu, sosialisasi perlu digencarkan bersamaan dengan program skrining kesehatan mental terutama terhadap remaja dan masyarakat usia produktif. 

"Saya mengapresiasi gerakan teman-teman I Am Okay ini karena menjadi inisiasi dan percontohan untuk meningkatkan kepedulian akan kesehatan mental," kata Anggara.

Kemudian, Anggara berharap mulai ada program dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyediakan fasilitas konseling dan pemulihan masalah gangguan kesehatan mental.

Baca juga: Website ini Berisi Edukasi Terkait Peningkatan kesehatan mental dan jiwa bagi Anak dan Remaja

"Setelah masyarakat paham tentang bagaimana saja masalah kesehatan mental, kita harus dapat menjamin bahwa layanan konseling dapat diakses dengan mudah layaknya masyarakat mau berobat," tandas Anggara.

Anggara menjelaskan, artinya sumber daya manusia dan persebaran layanan tersebut harus merata di seluruh fasilitas kesehatan Pemprov DKI Jakarta.

"Saya selaku anggota DPRD siap mendukung alokasi anggaran untuk dapat mewujudkan hal ini," beber Anggara. (m36)  

 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved