Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nasional

Google Doodle Hari ini 29 Oktober Tampilkan Cara Membuat Tempe Mendoan

Hari ini Google Doodle menampilkan proses pembuatan tempe mendoan yang dibuat ilustrator Reza DWi Setyawan

Tayang:
google doodle
Google Doodle tempe mendoan tampil di hari Sabtu (29/10/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hari ini ada yang istimewa di Google Doodle, Sabtu (29/10/2022 dengan menampilkan gambar tempe mendoan.

Pada logo Google Doodle tampak proses pembuatan tempe mendoan, mulai dari memotong tipis tempe, membumbui dengan tepung, lalu menggorengnya tidak sampai kering.  

Google doodle tempe mendoan (tempeh) itu adalah karya ilustrator artis tamu Reza Dwi Setyawan asal Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

Inilah tempe yang terbuat dari Sorgum. Rasanya tetap enak di lidah.
Inilah tempe yang terbuat dari Sorgum. Rasanya tetap enak di lidah. (Istimewa)

 

Ada alasan mengapa Google memilih tempeh atau tempe mendoan di Google Doodle hari ini.

Menurut Google, protein nabati bergizi ini adalah makanan fermentasi asal Indonesia yang usianya kini ditaksir telah mencapai 400 tahun.

Baca juga: Google Doodle Jumat 22 April Menandai Hari Bumi dengan Bandingkan Iklim 1986-2020

Google Doodle menampilkan Tempe Mendoan, salah satu variasi olahan tempe goreng di Indonesia yang merupakan bagian ikonik dari masakan Indonesia dan dinyatakan sebagai Warisan Budaya Takbenda pada hari ini di tahun 2021 lalu.

Tempeh atau tempe mendoan biasanya terbuat dari kedelai, tetapi dapat dibuat dari banyak kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan lainnya dengan proses fermentasi yang sama.

Sedangkan mendoan adalah makanan tempe goreng yang berasal dari Eks Keresidenan Banyumas, Jawa Tengah.

Kata Mendoan sendiri berasal dari bahasa Banyumasan, yaitu mendo yang berarti setengah matang atau lembek.

Tempe mendoan ala foodplace
Tempe mendoan ala foodplace (Kompas.com/Rizki M Fauzan)

Dengan demikian, tempe mendoan artinya kegiatan memasak dengan minyak panas yang banyak dengan cepat, sehingga masakan tidak benar-benar matang.

Menurut keterangan di situs resmi Google, tempeh pertama kali didokumentasikan pada tahun 1600-an di Desa Tembayat, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dan tercatat dalam Serat Centhini, kompilasi dua belas jilid kisah dan ajaran Jawa, ditulis dalam bentuk syair dan diterbitkan pada tahun 1814.

Untuk tempe mendoan sendiri mempunyai jenis tempe yang khusus, dengan ciri bentuk yang tipis.

Pengolahan tempe mendoan dapat dilakukan menjadi tiga macam, yaitu mendoan goreng basah, mendoan goreng kering dan juga keripik mendoan.

Orang-orang di seluruh dunia biasanya mengonsumsi tempe sebagai pengganti daging, dipadukan dengan nasi dan sayuran.

Ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan usus dan otak.

Kaya akan nutrisi seperti protein, serat, prebiotik, dan vitamin B12, tempeh atau tempe mendoan yang berbahan dasar kedelai yang diproses secara minimal ini menjadi pilihan populer bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia dan muncul di kalangan pencinta kesehatan di seluruh dunia.

Berbagai daun dapat digunakan untuk membungkus tempeh selama fermentasi. Daun waru, jati, dan jambu adalah beberapa yang tertua, sedangkan daun pisang adalah yang paling populer di Indonesia.

Nama tempe mendoan juga disematkan pada tempe mentah tipis khusus walaupun masih belum digoreng, dengan tujuan untuk memudahkan dalam transaksi jual beli tempe dan juga untuk membedakan dengan jenis tempe yang lain.

Ada banyak cara untuk mengonsumsi tempeh, tetapi karena rasanya yang enak, 'tempe goreng' atau tempe mendoan telah menjadi hidangan tempe yang paling populer.

Tempe mendoan biasanya dipadukan dengan berbagai jenis sambal (ditumbuk dan dibumbui cabai) dan kecap manis (kecap manis yang terbuat dari kedelai yang difermentasi).

Resep Tempe Mendoan Khas Banyumas 

Resep tempe mendoan khas Banyumas
Resep tempe mendoan khas Banyumas (Kompas.com)

Baahan

- 1 papan tempe, iris tipis. Usahakan agar setipis mungkin
- 300 gram tepung terigu
- 2 sdm tepung kanji
- 600 ml air
- 4 batang daun bawang, iris tipis
- Minyak goreng, secukupnya

Bumbu Halus

- 6 siung bawang putih
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 4 buah kemiri
- Sejumput kunyit bubuk
- Garam, secukupnya
- Kaldu penyedap, secukupnya jika suka

Cara Membuat : 

- Campur tepung dan bumbu halus jadi satu

- Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar bumbu merata bersama tepung

- Tambahkan irisan daun bawang, aduk rata

- Masukkan tempe satu persatu dan balut bersama adonan tepung

- Panaskan minyak goreng, goreng tempe hingga kuning keemasan, goreng dengan api kecil cenderung sedang agar tempe tidak gosong

- Angkat tempe yang telah matang, sajikan selagi masih hangat

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Google Tampilkan Tempe Mendoan Hari Ini?"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved