Kamis, 28 Mei 2026

Honda DBL with KFC 2022

Tampil Beda, Arutala Tampilkan Tarian Bernuansa Minang

Tim dance SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma Jakarta tampil beda dengan membawakan tarian tradisional dengan nuansa khas Minang.

Tayang:
dok. Honda DBL
Arutala julukan tim dance SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma Jakarta tampil membawakan tarian tradisional dengan nuansa khas Minang di UBS Gold Dance Competition 2022 Seri Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Berusaha tampil beda dengan peserta lainnya yang kebanyakan menyuguhkan tarian modern.

Arutala, julukan tim dance SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma Jakarta tampil dengan membawakan tarian tradisional dengan nuansa khas Minang pada gelaran UBS Gold Dance Competition 2022.

Ketika musik pengiring yang juga bernuansa Minang diputar, para dancer Arutala mulai menunjukan tarian mereka.

Dibalut dengan kostum adat Minang dengan paduan warna hitam dan emas, para dancer Arutala dengan luwes memeragakan koreografi yang kompak dan ciamik. Penonton yang melihatnya pun langsung menyambut Arutala dengan tepuk tangan yang meriah.

Kapten tim dance Arutala, Athirah Naura menjelaskan mengapa dia dan rekan-rekannya lebih memilih tarian tradisional.

“Kami ingin tampil beda dengan kebanyakan peserta yang menyajikan  modern dance,” ungkap Athirah.

Lebih lanjut, dipilihnya tarian tradisional, khususnya Minang, karena kerap identik dengan emas. Selain itu, kehadiran jam gadang juga diidentikan dengan estetika.

Arutala mengambil Minang yang identik dengan emas dan jam gadang dengan estetikanya menjadi harta yang paling berharga.

Pada awal tarian, terdapat salah satu dancer yang berdiri di tengah dengan dibalut kain emas. “Itu mengartikan bahwa harta yang berharga setiap orang adalah dirinya sendiri,” lanjut Athirah.

Menjelang Arutala selesai menampilkan tarian mereka, tampak empat dancer yang sedang menggotong sebuah peti dan bergerak memutar. Koreografi itu juga memiliki arti, setelah susah payah seseorang mencari harta pada akhirnya usahanya tersebut terbayar tuntas.

“Gerakan itu mengartikan bahwa setelah susah payah mencari harta akhirnya harta tersebut bisa ditemukan,” pungkas Athirah.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved