Tawuran Pelajar

Jelang Salat Jumat, Pelajar Karawang Tawuran, Tujuh Ditangkap Polisi, Satu Orang Luka Bacok

Pelajar Karawang sudah kelewatan, saat jelang sat Jumat, mereka malah tawuran. Untung polisi berhasil menangkap tujuh orang, salah satu luka bacok.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi - Pelajar Karawang melakukan tawuran saat jelang salat Jumat, alhasil salah seorang mengalami luka bacok. Enam orang lainnya berhasil ditangkap polisi. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Aparat Polres Karawang mengamankan tujuh orang pelajar yang diduga terlibat tawuran antar sekolah di Jalan Tampomas, Perumahan Karangindah, Kelurahan Karangpawitan, Karawang, Jumat (21/10/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Pelaku diamankan setelah aparat kepolisian mengumpulkan sejumlah informasi dari saksi mata dan alat bukti yang didapat saat di tempat kejadian perkara (TKP).

"Iya tujuh pelajar itu telah diamankan," kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Richie Suharyadi, Minggu (23/10/2022).

Menurut Richie, tidak ada korban jiwa dalam aksi tawuran tersebut.

Akan tetapi menyebabkan satu orang pelajar mengalami luka memar di bagian kepala dan robek bagian tangan akibat sabetan benda tajam.

"Berdasarkan hasil visum dari RSUD, salah satu pelajar mengalami luka robek di bagian tangan akibat sabetan benda tajam, serta memar di bagian kepala dan tangan," ungkapnya.

Meskipun masih pelajar para pelaku tetap diproses hukum sesuai undang-undang berlaku.

"Ditegaskan kami akan mengingatkan agar pihak sekolah lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya," tandasnya.

Baca juga: Fadil Imran Minta Kapolres Jaksel Datangi Lokasi Rawan Tawuran di Manggarai Tiap Minggu

Sebuah video dua kelompok pelajar di Karawang, Jawa Barat saling bentrok menggunakan senjata tajam viral di media sosial.

Dalam video itu, kejadian bentrok pelahar dari sekolah berbeda terjadi di gang dekat SMPN 3 Karawang, Jalan Tampomas, Perumahan Karangindah, Kelurahan Karangpawitan, Karawang, Jumat (21/10/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Karawang Kota Kompol Marsono menuturkan pihaknya telah mendatangi lokasi mencari informasi dan keterangan saksi.

Baca juga: Polisi Nobatkan 6 Pelajar yang Viral Bawa Celurit di Bekasi Jadi Duta Anti Tawuran

"Saya barusan dapat informasi, langsung ke lokasi kumpulkan keterangan warga setempat," kata Marsono, pada Jumat (21/10/2022).

Dia menerangkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwan tersebut. Akan tetapi, pihaknya akan melakukan penelusuran terkiat penggunakan senjata tajam dan asal sekolah para pelajar tersebut.

"Kami akan menindaklanjuti dan memonitor terus," katanya singkat.

Sementara itu, warga sekitae Hadi (40) menuturkan bentrok berlangsung singkat. Para pelajar yang terlibat bentrok langsung membubarkan diri begitu warga datang.

Baca juga: Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Terkait Aksi Tawuran Pelajar di Bekasi, Satu Orang Masih DPO

"Iya singkat bentar, pas ada warga kan kesal ya mereka bubar," katanya.

Bahkan, ketika ramai warga mereka membubarkan diri berbaur dengan pelajar SMPN 3 Karawang Barat. Senjata tajam jenis parang dilemparkan ke perkarangan rumahnya.

"Waktu kejadian kan jam pulang sekolah. Pelaku tawuran ini nyaru mungkin ya, terus dia melempar parang panjang sekitar satu meter ke pekarangan rumah saya," kata Hadi.

Saat ini barang bukti parang tersebut diamankan pihak kepolisian. Selain parang, polisi juga mengamankan kunci motor milik salah satu pelaku tawuran yang dilempar ke dalam SMPN 3 Karawang Barat.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved