Pemilu 2024

Bawaslu Siapkan Langkah Pengawasan dan Pencegahan, Antisipasi Politik Uang dalam Pemilu 2024

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan pihaknya sudah memiliki strategi untuk mengatasi politik uang di Pemilu 2024.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
wartakotalive.com, Andika Panduwinata
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu RI, Lolly Suhenty menyatakan pihaknya saat ini sudah memiliki strategi pamungkas untuk mengatasi politik uang pada Pemilu 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) sudah mempersiapkan langkah strategis guna mengantisipasi politik uang di Pemilu 2024.

Dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan kewenangannya, Bawaslu tengah mengedepankan langkah pencegahan pelanggaran dan pengawasan.

Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menjelaskan, pihaknya telah mengutamakan langkah pencegahan untuk mengantisipasi maraknya politik uang dalam pelaksanaan tahapan Pemilu Serentak 2024.

"Dalam ranah pencegahan pelanggaran politik tersebut, Bawaslu melakukan beberapa langkah," ujar Lolly, Jumat (21/10/2022) 

Lolly menyebutkan, bahwa Bawaslu sudah menyiapkan lima langkah pencegahan pelanggaran pemilu, utamanya yang terkait politik uang.

Pertama, menyusun Indeks Kerawanan Pemilu, di antaranya memotret sub dimensi politik uang. 

Baca juga: KPU Pakai Tiga Metode untuk Verifikasi Faktual Data Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024

Kedua, melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan simpul masyarakat di 34 provinsi dengan tujuan mendorong gerakan menolak politik uang.

Ketiga, adalah konsolidasi dengan Pemantau Pemilu.

"Saat ini terdapat 23 lembaga yang terakreditasi sebagai pemantau di level nasional," ujar Lolly.

Baca juga: GANJAR Pranowo Siap Jadi Capres pada Pemilu 2024, Bagaimana Puan Maharani dan Anies Baswedan?

Keempat, Bawaslu akan melakukan edukasi kepada masyarakat melalui Pendidikan Pengawasan partisipatif, serta edukasi kepada pemilih pemula dan pemilih muda.

Lanjut, juga melakukan patroli pengawasan dengan menggerakkan semua jajaran pengawas dalam tahapan masa tenang dan pungut hitung.

“Serta pengawasan ini diperkuat dengan pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh kader-kader Pengawasan Partisipatif dalam mengedukasi, mencegah, dan menekan pergerakan politik uang di masyarakat,” ujar Lolly. 

 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved