Narkoba
Narkoba yang Libatkan Petinggi Polisi Irjen Teddy Minahasa Dijual di Kampung Bahari
Jaringan narkoba Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa ternyata mengedarkan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jaringan narkoba Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa ternyata mengedarkan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Diketahui, Kampung Bahari menjadi salah satu kampung yang dikenal marak dengan peredaran narkoba di Jakarta.
Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa merunut pengungkapan kasus jaringan narkoba yang melibatkan petinggi Polri Irjen Teddy Minahasa.
Kata Juharsa, pengungkapan berawal dari penangkapan Kapolsek Kalibaru Kompol Kasranto. Dari pengungkapan itu polisi menemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 305 gram.
Kemudian Kompol Kasranto mengaku mendapatkan sabu dari seorang warga inisial AW di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Polisi pun menangkap AW dan A di Kedoya, Kebon Jeruk pada 12 Oktober 2022. Dari AW dan A, polisi mendapatkan nama AKBP Dody PN salah satu oknum anggota kepolisian di Polda Sumatera Barat.
Polisi pun meringkus AKBP Dody PN dan menemukan barang bukti sabu seberat 3,3 kg. Dari keterangan AKBP Dody PN, polisi mendapati 1,7 kg sabu sudah dijual oleh yang bersangkutan ke tersangka inisial DG.
Baca juga: Kampung Bahari Kembali Digerebek, Polisi Bongkar Puluhan Gubuk yang Dijadikan Apotek
Kemudian, sabu yang dicuri dari barang bukti penangkapan itu dijual ke kawasan Kampung Baharai, di Jakarta Utara.
Usut punya usut, ternyata pencurian barang bukti sabu seberat 5 kg merupakan perintah Teddy Minahasa yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.
Teddy Minahasa yang mempertemukan Doddy dengan pengedar narkoba dan menjualnya.