Berita DPRD Kota Bogor

Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Cepat Tanggap Pemkot Bogor Tangani Bencana Alam

Apresiasi cepat tanggap Pemkot Bogor tangani bencana alam. Hal itu disampaikan Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Cahya Nugraha
Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Cepat Tanggap Pemkot Bogor Tangani Bencana Alam 

WARTAKOTALIVE.COM- BOGOR- Atang Trisnanto Ketua DPRD Kota Bogor apresiasi cepat tanggap Pemkot Bogor tangani bencana alam.

Beberapa hari ini sejumlah wilayah Kota Bogor, Jawa Barat dikepung dengan banyaknya bencana alam yang terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat bencana alam yang terjadi yakni terdiri dari banjir lintasan, tanah longsor, pohon tumbang dan bangunan roboh.

Baca juga: Bogor Ditimpa Bencana Longsor, 8 warga Tertimpa Bangunan Roboh

Dari sekian banyaknya bencana alam tersebut juga turut menimbulkan beberapa korban jiwa, yang hingga sampai saat ini beberapa korban masih belum diketahui keberadaannya dan masih dilakukan upaya pencarian oleh tim SAR gabungan.

Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan bahwa jajarannya di dewan sejak bulan Agustus 2022 sudah meminta peta mitigasi rawan bencana.

"Dalam raker juga kita sampaikan perlu kewaspadaan yang ditingkatkan dalam tiga bulan terakhir," ucap Atang saat meninjau pencarian korban hilang di Jalan Dadali, Tanah Sareal, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Karena pengalaman kita itu curah hujan dan potensi bencana cukup tinggi di Kota Bogor. Hari ini bagaimanapun juga adalah musibah yang kita alami, tidak bisa diindahkan," sambungnya.

Meski begitu Atang mengeapresiasi respon cepat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan jajaran SAR gabungan yang melakukan langkah cepat melakukan penanganan tanggap bencana.

"Memang ada beberapa hal yang perlu dilengkapi. Saya kira itu sambil jalan, yang perlu dilakukan sekarang dan menjadi catatan penting adalah Dinas PUPR, Perumkim dan Dishub dapat mendeteksi dan mengkaji lokasi-lokasi seperti di Jalan Dadali ini. Yaitu adanya drainase yang sangat rawan terjadi banjir sehingga bisa menyedot barang di sekitarnya. Ini yang harus dilakukan hari ini," Ucap Atang.

"Sudah saya sampaikan ke dinas terkait agar semua titik yang hari ini dan kemarin telah terjadi bencana agar segera dilakukan proses tindak lanjut," tutup Atang. (M33)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved