Sabtu, 11 April 2026

Proses Olah TKP Rampung, Puslabfor Polri Amankan Puing Tembok Roboh MTs Negeri 19

Tim Puslabfor Polri mengamankan puing tembok roboh di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 19 setelah melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Aparat kepolisian melakukan kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP) ambruknya tembok Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) 19, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tembok roboh di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19, Sabtu (8/10/2022).

Pada kesempatan tersebut, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mengamankan puing tembok roboh MTs Negeri 19 Jakarta usai proses olah TKP. 

Kepala Urusan (Kaur) Laka Bakar Puslabfor Polri Kompol Heribertus mengatakan pihaknya telah mengamankan puing tembok yang roboh untuk dilakukan uji lab.

"Di sini kami olah TKP awal. Dan untuk menguji konstruksi dinding dari lokasi TKP, jadi kita membawa juga beberapa sampel untuk diuji lagi lebih dalam di lab kami di puslabfor," ujarnya. 

Nantinya, puing yang telah diambil akan diserahkan ke Polres MetroJakarta Selatan sebagai barang bukti dalam tahap penyelidikan.

Setelah uji sampel selesai dilakukan, baru lah nantinya pihak kepolisian bisa menjelaskan hasil dari olah TKP awal tersebut ke publik.

"Dalam proses penyelidikan, tidak bisa kita langsung mengambil kesimpulan apa penyebabnya, awal bagaimana, sampai kita mendapatkan hasil lebih lebih lengkap dari uji lab," kata Heribertus.

Baca juga: Polisi Olah TKP di MTs Negeri 19, Usut Penyebab Ambruknya Tembok yang Tewaskan Tiga Siswa

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertakziah ke kediaman Dendis Al Latif, salah satu dari tiga korban meninggal akibat ambruknya tembok MTs Negeri 19 Jakarta, Kamis (6/10/2022).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertakziah ke kediaman Dendis Al Latif, salah satu dari tiga korban meninggal akibat ambruknya tembok MTs Negeri 19 Jakarta, Kamis (6/10/2022). (PPID DKI Jakarta)

Heribertus mengatakan, kegiatan ini merupakan olah TKP awal untuk mengambil sejumlah barang bukti sekaligus untuk menguji konstruksi dinding dari lokasi TKP. 

"Jadi kegiatan (ini), kami memenuhi permintaan dari Polres Jakarta Selatan tentang olah TKP kejadian yang sudah viral itu ya," ucap Heribertus. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Urusan (Kaur) Laka Bakar Puslabfor Polri AKP Tatang mengatakan pihaknya menerjunkan tiga personel dari Puslabfor Bareskrim Polri.

"Intinya kami dalam pemeriksaan ini TKP, kita akan bawa ke laboratorium. Jadi pemeriksaannya, jadi masih ada analisa lanjutan begitu," kata Tatang.

Baca juga: Dendis Korban Tewas Ambruknya Tembok MTs Negeri 19 Dimakamkan, Ibunda Lemas Tak Berdaya

Olah TKP awal dilakukan di lokasi sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.55 WIB. Selain mengambil sampel puing tembok yang roboh, polisi juga mengambil sejumlah foto.

Selama kegiatan itu berlangsung, polisi pun tampak memintai sejumlah keterangan kepada warga setempat yang ada di lokasi.

Sebelumnya tembok pembatas di MTs Negeri 19 di Jalan Pinang Kalijati, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) sore roboh saat hujan deras. Robohnya tembok sekolah tersebut menyebabkan tiga siswa tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved