Banjir Jakarta

Nenek Korban Tembok Roboh di MTsN 19 Cerita, Dendis Minta Opor Ayam

Eno, nenek dari Dendis, korban banjir yang menjebol tembok MTsN 19 Pondok Labu, cerita sebelum meninggal cucunya minta opor ayam.

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Valentino Verry
warta kota/nuril yatul
Eno, nenek almarhum Dendis, menceritakan kesan terakhir cucunya sebelum meninggal akibat tembok jebol di MTsN 19 Pondok Labu, Jumat (6/10/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tak ada satupun manusia yang tahu kapan dirinya berpulang kepangkuan yang Maha Kuasa.

Begitu pun dengan Eno, sang nenek yang sehari-hari tinggal bersama Dendis Al-Latif, salah satu korban tewas tertiban tembok beton di MTsN 19 Pondok Labu, Kamis (6/10/2022) lalu.

Dengan berlinang air mata, Eno menceritakan bahwa sesaat sebelum berangkat sekolah, Dendis minta dibuatkan opor ayam untuk makan siang sepulang sekolah kepada sang ibu.

Namun ternyata, Dendis tidak pulang ke rumah melainkan ke surga. 

Perempuan yang kulitnya sudah mengendur itu mengaku, ibunya sudah menyiapkan bahan-bahan membuat opor ayam, bahkan sudah sempat memasaknya.

Sayang, ia tak bisa menyajikannya lagi untuk Dendis. Rupanya, pagi tadi merupakan kali terakhir sang ibu memasak bekal sekolah untuknya. 

Baca juga: Tewaskan 3 Siswa, Baru Kali Ini Banjir Genangi MTsN 19 Pondok Labu Sejak 2005

Diakui Eno, Dendis kerap minta dimasakkan menu yang berbeda-beda setiap harinya. Tak pernah bosan ibu dan keluarganya menuruti keinginan Dendis, sebab ia merupakan cucu satu-satunya yang tinggal bersama dengannya.

Diketahui, Dendis merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Kakak dan ayahnya bekerja, dan hanya pulang seminggu sekali.

Sehingga, kehilangan Dendis merupakan hal yang paling menyakitkan buatnya. 

Baca juga: Rawan Terendam Banjir, 518 Gardu Listrik di Jakarta Ditinggikan, PLN pastikan Pasokan Listrik Aman

"Sehabis Dendis sakit batuk pilek, enggak tahu kenapa dia sering minta dibikinin makanan. Malamnya minta makan chuanki, kita turutin. Pagi ketika mau berangkat minta dibawain fried chickhen, sorenya minta dibikinin opor, dan besoknya kita mau ke Anyer, dia minta dibikinin daging, tapi belum terealisasi," ujar Eno saat ditemui, Jumat (7/10/2022).

Perempuan yang memakai kerudung hitam itu juga menyebut, jika ia sempat memiliki firasat sebelum Dendis meninggal. 

Tubuhnya sering terasa sakit dan ia sering bermimpi bertemu dengan orang yang sudah lama meninggal. 

MTsN 19 Pondok Labu dilanda banjir hingga menjebol tembok, Kamis (6/10/2022). Tiga orang dilaporkan tewas.
MTsN 19 Pondok Labu dilanda banjir hingga menjebol tembok, Kamis (6/10/2022). Tiga orang dilaporkan tewas. (Damkar DKI)

Selain itu, Eno juga menceritakan pernyataan teman Dendis yang mengatakan, jika sesaat sebelum cucunya meninggal, ia minta difoto terlebih dahulu.

"Fotoin gua ya, terakhir nih," ujar Eno memeragakan kesaksian temannya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved