Rusuh Arema Persebaya

BREAKING NEWS: Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi: FIFA Tidak Beri Sanksi ke Sepak Bola Indonesia

Presiden Jokowi memastikan bahwa FIFA tidak memberikan sanksi ke sepak bola Indonesia akibat adanya tragedi Kanjuruhan.

Akun YouTube Kompas TV
Presiden Jokowi memastikan tidak ada sanksi FIFA terkait tragedi Kanjuruhan. Namun FIFA dan pemerintah Indonesia membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan sudah menerima surat dari FIFA terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang, sebagai tindak lanjut pembicaraannya pertelepon dengan Presiden FIFA Gianni Infantino pada tanggal 3 Oktober 2022 yang lalu.

Dalam surat itu kata Jokowi memastikan bahwa FIFA tidak memberikan sanksi ke sepak bola Indonesia akibat adanya tragedi Kanjuruhan.

Namun kata Jokowi, FIFA dan Pemerintah Indonesia akan membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia akibat tragedi Kanjuruhan itu, dimana FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses tersebut, mulai Oktober atau November 2022 mendatang.

"Kemarin saya sudah menerima surat dari FIFA. Ini adalah tindak lanjut pembicaraan saya per telpon dengan Gianni Infantino pada tanggal 3 Oktober 2022 yang lalu," kata Jokowi, Jumat (7/10/2022) malam, seperti ditayangkan Kompas TV.

"Dan berdasarkan surat tersebut, Alhamdulillah Sepak Bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA dan FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia. Dan fifa akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut," kata Jokowi.

Selain itu, tambah Jokowi akan dilakukan langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, AFC dan pemerintah Indonesia. Ada 5 langkah yang akan dilakukan dalam kolaborasi ini.

Baca juga: Untuk Memerkuat Penyidikan Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Polisi Memeriksa Tiga Saksi Tambahan

"Untuk yang pertama, membangun standar keamanan stadion untuk stadion-stadion yang ada di negara kita Indonesia. Yang kedua memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional," kata Jokowi.

"Yang ketiga, kita juga akan bersama-sama melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama," tambahnya.

"Yang keempat, tentang pengaturan jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi resiko yang ada serta yang kelima pendampingan dari para ahli di bidangnya," ujar Jokowi.

Baca juga: Mahfud MD Targetkan Pekan Depan TGIPF Kanjuruhan Rampungkan Tugas

Nantinya kata Jokowi Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November.

"Untuk berdiskusi dengan pemerintah terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ," tutup Jokowi.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved