Berita Video

VIDEO : Presiden Jokowi Terhenti di Pintu 12 Stadion Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana juga mengunjungi korban selamat dan keluarga korban meninggal tragedi ini

Editor: Alex Suban

WARTAKOTALIVE.COM, MALANG - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022).

Presiden melihat langsung suasana Stadion Kanjuruhan pascatragedi sepakbola yang terjadi pada Sabtu(1/10/2022).

Saat kunjungan itu Presiden Jokowi terhenti di Pintu 12 Stadion Kanjuruhan.

Simak Video Berikut :

Di tempat ini menjadi salah satu lokasi banyaknya korban dalam Tragedi Kanjuruhan karena pintu terkunci saat para penonton berusaha keluar dari tribun stadion.

“Sebagai gambaran, tadi saya melihat bahwa problemnya ada di pintu yang terkunci dan juga tangga yang terlalu tajam, ditambah kepanikan yang ada, tapi itu saya hanya melihat lapangannya,” ucap Presiden dalam keterangannya kepada awak media di Stadion Kanjuruhan.

Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa tata kelola persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki secara keseluruhan, baik dalam hal tata kelola pertandingan, stadion, penonton, hingga pengamanan. Presiden juga menambahkan bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki tata kelola tersebut.

“Saya kira kita memang perlu evaluasi total semuanya, baik manajemen pertandingan, manajemen stadion, manajemen penonton, manajemen waktu, manajemen pengamanan. Semuanya harus dievaluasi total agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi, jelas semuanya,” tegasnya.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md. Tim tersebut dibentuk untuk mencari tahu secara detail penyebab utama atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Telusuri Titik Penting Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Tembakan Gas Air Mata Pemicu Kepanikan

Baca juga: FIFA Bakal Datang ke Indonesia, Wasekjen PSSI Pastikan Bukan untuk Investigasi Tragedi Kanjuruhan

“Kita tahu telah dibentuk tim gabungan independen pencari fakta yang diketuai oleh Pak Menko Polhukam. Kita harapkan nantinya tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya, sehingga kita tahu betul-betul penyebab utama dari tragedi tanggal 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan Malang,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa tim gabungan tersebut nantinya akan mengumpulkan fakta dan segala informasi dari berbagai pihak untuk kemudian disampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat. Tim akan berbagi tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Sanksi dari PSSI ada. Pidana nanti yang mengumumkan dari Polri, jadi dibagi-bagi. Audit untuk bangunan nanti yang menyampaikan adalah dari Kementerian PU, tetapi secara keseluruhan nanti tim gabungan independen pencari fakta yang akan menyampaikan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar, Kota Malang, Jawa Timur, untuk melihat kondisi korban selamat dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan.

Presiden menjelaskan, kunjungannya ke rumah sakit hari ini adalah untuk memastikan para korban selamat mendapatkan pelayanan terbaik.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Tidak Ada yang Ditutupi oleh TGIPF dalam Investigasi Stadion Kanjuruhan Malang

Baca juga: Imbas Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat Anton Khawatir Timnas Absen di Semua Event yang Dinaungi FIFA

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved