Berita Video

VIDEO Banjir di Jalan Tol BSD, Lalu Lintas Lumpuh Total

Tol BSD yang lebih dikenal dengan Jalan Tol Pondok Aren-Serpong sejak pukul 16.25 terjadi penutupan jalan akibat banjir

Penulis: Joanita Ary | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Tol BSD yang lebih dikenal dengan Jalan Tol Pondok Aren-Serpong sejak pukul 16.25 terjadi penutupan jalan.
Dalam unggahan pada akun instagram @kabarbintaro, diinformasikan hal tersebut dikarenakan kondisi jalan sudah tidak bisa dilalui kendaraan besar dan kecil akibat banjir mulai melanda kawasan tersebut sejak hujan deras yang mengguyur Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (6/10/2022).
Banjir tersebut ternyata sudah terjadi sebanyak empat kali selama tahun 2022, hal tersebut disebabkan oleh penyempitan Sungai Cibenda.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan hal ini dalam jumpa pers di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
"Ini dipicu semakin kurangnya daerah-daerah penyimpanan air serta adanya penyempitan Sungai Cibenda," ungkap Hedy.

Baca juga: Kronologi Banjir di MTsN 19 Pondok Labu hingga Tewaskan 3 Murid, Terjadi saat Jam Pulang Sekolah


Sungai Cibenda yang berada di Kelurahan Bubulak dan merupakan anak Sungai Angke, lokasinya pun tak jauh dari Tol BSD.
Hedy mengakui, pada saat pertama kali dioperasikan pada tahun 1999 silam, lokasi di sekitar Tol BSD masih berupa lahan kosong dan aliran Sungai Cibenda memiliki penampang basah yang lebarnya sekitar 9 meter.

Baca juga: Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Terputus Akibat Banjir Akibat Hujan Mengguyur Ibu Kota Selama Dua Jam


Namun, perubahan tata guna lahan di sekitar Tol BSD menyebabkan terjadinya perubahan pola aliran Sungai Cibenda yang semula kurang lebih 9 meter, kini menjadi 3,8 meter dan ada sedimentasi dari Situ Parigi.
Hal inilah yang menyebabkan terjadinya genangan yang tercatat telah terjadi hampir setiap tahun sejak 2019.

Baca juga: Jalan Tol Arah Serpong Mulai Ditutup Akibat Banjir Mulai Melanda Kawasan Tersebut.


Oleh sebab itu, Kementerian PUPR bersama PT Bumi Serpong Damai atau BSD Toll selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengelola Tol BSD akan membuat retention pond (kolam retensi) sebagai pengendali banjir di ruas tol tersebut.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved