Polda Metro Jaya Segera Panggil Mamat Alkatiri Buntut Laporan Hillary Brigitta

Polisi berencana memanggil komika Mamat Alkatiri buntut laporan anggota Komisi I DPR RI, Hillary Brigitta Lasut terkait dugaan pencemaran nama baik.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Junianto Hamonangan
Wartakotalive/Miftahul Munir
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan polisi berencana memanggil komika Mamat Alkatiri buntut laporan anggota Komisi I DPR RI, Hillary Brigitta Lasut terkait dugaan pencemaran nama baik. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi berencana memanggil komika Mamat Alkatiri buntut laporan anggota Komisi I DPR RI, Hillary Brigitta Lasut terkait dugaan pencemaran nama baik.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, kepada wartawan pada Kamis (6/10/2022).

"Nanti itu dijadwalkan oleh penyidik. Nanti saya komunikasikan dengan penyidik (soal pemeriksaan saksi termasuk Mamat)," ujarnya.

Kendati demikian, Zulpan belum menyebut kapan Mamat dan saksi akan dipanggil.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Hillary Brigitta Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya.

"Iya benar, ada laporan tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, kepada wartawan pada Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Tanggapan Ganjar Pranowo usai Diusulkan PKS Menjadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan

Laporan itu terregistrasi dengan nomor LP/B/5054/X/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA yang dilayangkan oleh Brigitta melalui kuasa hukumnya Muhammad Fauzan Rahawarin pada Senin (3/10/2022).

Zulpan mengatakan bahwa Mamat dilaporkan terkait pencemaran nama baik.

"Adapun dalam laporan itu Mamat disangkakan dengan Pasal 310 soal pencemaran nama baik," ujarnya.

Hal itu berawal saat Hillary menghadiri acara talkshow di wilayah Jakarta Barat, lalu Hillary di-roasting oleh Mamat yang merupakan seorang stand up komedian.

Baca juga: 83,8 persen Masyarakat Jakarta Puas dengan Kinerja Anies Baswedan - Ahmad Riza Patria

"Dalam roasting tersebut, terlapor menggunakan kata yang kurang sopan seperti kata tai dan goblok," kata Zulpan.

Atas kejadian tersebut, korban merasa telah dicemarkan nama baiknya.

"Selanjutnya pelapor datang ke SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan pengaduan guna penyelidikan dan penyidikan," ujar dia.

Kini, kasus itu sedang didalami oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. (m31)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved