Rusuh Arema Persebaya

Ayah Kenang Guyon Mendiang Korban Kanjuruhan Ingin Undang Jokowi di Pesta Pernikahan

Guyon korban Kanjuruhan yang akan mengundang Jokowi di pesta pernikahan ternyata terwujud saat meninggal dunia

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Sekretariat Presiden
Ayah korban Kanjuruhan ceritakan guyon putrinya yang akan undang Jokowi di pesta pernikahan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ayah korban tragedi Kanjuruhan tidak pernah menyangka, guyonan anaknya yang akan mengundang Presiden Jokowi dalam pesta pernikahan justru terwujud di momen meninggalnya. 

Sukardi merupakan salah satu keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang menerima santunan dari negara atas peristiwa yang menjadi sejarah kelam sepak bola Indonesia itu. 

Pria yang berprofesi sebagai kepala sekolah itu menceritakan saat-saat menerima kabar buruk dari anaknya yang menyaksikan pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya. 

Kata Sukardi, saat itu ia tidak tahu anaknya menonton pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan

Tiba-tiba pada Minggu (2/10/2022) dini hari tepatnya pukul 00.15 WIB, dari Gresik Sukardi menerima telepon dari nomor handphone anaknya. 

Namun saat diangkat, yang berbicara di sambungan telepon tersebut bukanlah anaknya. Hal itu membuat Sukardi kaget dan bertanya siapa sosok yang menghubunginya lewat handphone anaknya. 

Saat itulah, rekan anaknya mengatakan bahwa putri Sukardi menjadi salah satu korban tragedi Kanjuruhan

“Saya kaget ini siapa ya, katanya udah pak saya enggak bisa bicara, saya tanya ada apa, ada apa. Setelah saya paksa bicara, kata si penelpon Mbak Sarmi sudah tidak ada, saya tidak tahu ada Arema saat itu,” bebernya dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Komnas HAM Nilai Ada Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan

Mendengar kabar mengejutkan tersebut, seketika Sukardi jatuh pingsan. Ia pun diminta oleh keluarganya untuk tidak nekat ke Malang mengingat kondisi psikisnya yang masih terguncang. 

Akhirnya Sukardi menunggu kabar pasti dari perwakilannya untuk mengetahui kondisi putrinya yang merupakan Aremanita. 

Sampai subuh Sukardi tidak bisa terlelap menunggu kabar nasib putrinya. Kakak korban pun diminta mengecek ke salah satu rumah sakit yang disebut menjadi tempat putrinya berada. 

Sukardi berpesan agar anaknya harus dipulangkan ke Gresik dalam kondisi apapun. 

Sukardi pun menceritakan sosok putrinya. Kata Sukardi, anaknya merupakan tipe perempuan yang cuek. 

Saat diajak ibunya untuk pergi ke pesta pernikahan, purtinya selalu menolak. Sampai pada waktu, Sukardi mengingat jelas satu guyonan anaknya yang kerap menolak diajak ke pesta pernikahan temannya. 

Kata mendiang putri Sukardi, anaknya mengatakan suatu saat akan mengundang Jokowi untuk hadir di pernikahannya. 

“Ojo kawatir bu, aku pasti ngundang Jokowi. Loh kok kamu itu loh, saya siapa, hanya Kepala SMK saja,” ucap Sukardi menirukan percakapan dengan putrinya. 

Saat Jokowi mendatangi Sukardi di Malang, ayah korban tragedi Kanjuruhan itu pun teringat dengan guyon putrinya. 

“Sehingga saya melihat itu, iki undangannya anakku, itu luar biasa, saya enggak bayangkan itu,” tuturnya. 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved