Ibu Kota Pindah

Yakin Ibu Kota Masih di Jakarta pada 2024, Legislator PDIP: Saya Berani Potong Leher

Ia pun bercermin dari rencana Presiden Soeharto saat ingin memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Bandung.

Editor: Yaspen Martinus
Humas Setkab/Rahmat
Cornelis, anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP, meyakini Ibu Kota Indonesia masih akan tetap di DKI Jakarta pada 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Cornelis, anggota Komisi II DPR Fraksi PDIP, meyakini Ibu Kota Indonesia masih akan tetap di DKI Jakarta pada 2024.

Bahkan, ia berani menjaminkan lehernya sendiri jika pernyataannya keliru.

Keyakinan Cornelis lantaran meski UU IKN sudah disahkan, proses pemindahan penduduk, utamanya ASN hingga pejabat lintas kementerian/lembaga yang ada di Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan mengalami proses panjang.

Baca juga: Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Tambah Jadi 131 Orang, 12 di Antaranya Wafat di Non Faskes

Hal ini disampaikan Cornelis dalam rapat dengar pendapat (RDP) Rancangan PKPU tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum, di Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/10/2022).

"Ibu kota negara ini memang sudah ada undang-undangnya, tetapi manusianya belum ada. Tetap saja Ibu Kota Negara ada di DKI Jakarta."

"Kita DPR aja belum pindah ke sana."

"Memangnya dua tahun ini bisa terjadi? Saya berani potong leher kalau memang terjadi. Leher saya dijaminkan, karena prosesnya panjang," tutur Cornelis.

Ia pun bercermin dari rencana Presiden Soeharto saat ingin memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Bandung, yang mengalami proses setengah mati, padahal jaraknya dekat.

"Pak Harto saja mau pindahkan di Dago setengah mati, apalagi ini di Kalimantan yang jauh-jauhnya sedang juga, dan tanah yang mau digunakan juga belum jadi," paparnya.

Baca juga: Amanat Jokowi di Peringatan ke-77 Hari TNI: Bersikap dan Bertindaklah Secara Profesional

Berkenaan dengan itu, ia mengusulkan jika IKN pindah ke Kaltim, KPU cukup menyamakan daftar pemilih dengan daerah pemilihan (Dapil) tahun 2019.

"Nanti kalau sudah pindah tinggal diangkut aja dia ke sana, enggak usah kita nambah-nambah kerjaan. Samakan saja dengan Dapil 2019, selesai," ucapnya. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved