Polisi Tembak Polisi

Penampakan Para Tersangka Obstruction of Justice Kasus Brigadir J, Kompak Pakai Rompi Merah

Para tersangka obstruction foto justice kasus pembunuhan Brigadir J hari ini dilimpahkan ke Kejaksaan Agung dan mereka kompak memakai rompi merah.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Ramadhan L Q
Para tersangka obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J juga dilimpahkan oleh Bareskrim Polri pada Rabu (5/10/2022) hari ini. Baiquni Wibowo (BW), Chuck Putranto (CP), Irfan Widyanto (IW), Arif Rahman (AR) (kiri ke kanan) 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Para tersangka obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J juga dilimpahkan oleh Bareskrim Polri pada Rabu (5/10/2022) hari ini.

Diketahui, ada tujuh tersangka obstruction of justice antara lain Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria. Lalu, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Cuk Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Pantauan di gedung Jampidum Kejagung RI, Ferdy Sambo terlebih dahulu keluar pada Rabu sekira pukul 13.00 WIB.

Mantan Kadiv Propam Polri itu mengenakan rompi berkelir merah. Rompi merah juga dikenakan tersangka lainnya, yakni Putri Candrawathi selaku istri Ferdy Sambo.

Namun, Sambo maupun Putri tak diperlihatkan kepada publik secara terang benderang, seperti tersangka lainnya.

Beberapa waktu berselang, sekira pukul 13.56 WIB, dua tersangka lainnya menyusul keluar, yaitu eks Karo Paminal Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan mantan Kaden A Ropaminal Divpropam Polri Kombes Pol Agus Nurpatria.

Selain itu, pihak Kejaksaan Agung turut mengeluarkan empat tersangka obstruction of justice lainnya.

Yakni eks Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri AKBP Arif Rahman, mantan Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri Kompol Baiquni.

Ada juga mantan PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri Kompol Chuck Putranto dan eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri AKP Irfan Widyanto.

Kelima tersangka, selain Sambo dan Putri, diminta untuk melepas masker yang dikenakan agar awak media dapat mengambil gambar.

Baca juga: Kejaksaan Agung Libatkan KPK dalam Pelimpahan Perkara Kasus Brigadir J, Ada Dugaan Korupsi?

Selain Sambo, keenam tersangka tak berucap sepatah kata pun ke hadapan publik. Dengan demikian, seluruh tersangka kini telah menjadi tahanan kejaksaan.

Diketahui, Sambo menyebut perbuatan yang ia lakukan hingga akhirnya membunuh Brigadir J karena kecintaan terhadap istrinya, Putri Candrawathi.

Hal tersebut Sambo sampaikan lewat tim kuasa hukumnya saat proses pelimpahan di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan pada Rabu (5/10/2022).

"Semua yang saya lakukan adalah karena kecintaan saya pada istri saya. Saya tidak tahu bagaimana membahasakan perasaan, emosi, amarah yang memuncak setelah mendengar informasi tentang perbuatan yang dialami istri saya," kata Sambo.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved