Persija Jakarta

Liga 1: Kapten Persija Andritany Ardhiyasa Ingin Sepak Bola Bisa Dinikmati Tanpa Ada Rasa Takut

Seluruh pemain, pelatih, dan manajemen Persija berduka cita atas kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
persija.id
Kapten Persija Andritany Ardhiyasa Ingin Sepak Bola Bisa Dinikmati Tanpa Ada Rasa Takut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kekisruhan usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) berimbas terhadap laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Duel bigmatch Persib versus Persija itu yang rencananya akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022) pukul 16.00 WIB ditunda.

Kerusuhan itu juga mendapat perhatian dari Persija.

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca berharap insiden itu menjadi kasus terakhir di sepak bola Indonesia.

"Saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. saya mendoakan untuk semua korban agar mendapat tempat di sisinya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Saya berharap semoga insiden di Malang menjadi kasus terakhir di sepak bola Indonesia,” kata Prapanca dikutip dari persija.id.

Hal senada dikatakan oleh Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.

Baca juga: Liga 1: Asisten Pelatih Persija Jakarta Pasquale Rocco Berharap Penundaan Kompetisi Tak Terlalu Lama

Baca juga: Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll Ogah Bahas Sepak Bola Usai Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan, Persija Jakarta Siap Jalankan Imbauan PSSI

Dia mengungkapkan kesedihannya dengan apa yang terjadi di Malang.

"Saya merasakan kesedihan yang luar biasa, karena hal seperti ini tidak boleh terjadi di sepak bola. Saya mengucapkan turut berbela sungkawa pada keluarga dan kerabat korban. Saya akan membahas sepak bola lagi ketika semua masalah yang menyebabkan tragedi ini sudah terselsaikan," kata Thomas.

Kapten Persija, Andritany Ardhiyasa menginginkan sepak bola menjadi olahraga yang bisa dinikmati tanpa ada rasa takut.

"Mewakili tim Persija, saya turut berduka cita atas yang terjadi di Malang. Semoga semua korban mendapatkan tempat terbaik di sisinya, dan keluarga korban diberi kekuatan," kata Andritany.

BERITA VIDEO: Konpers PSSI Terkait Perkembangan Tragedi Kanjuruhan Malang

"Saya berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, karena kami menginginkan sepak bola adalah olahraga yang bisa dinikmati oleh semua kalangan tanpa ada rasa takut,” ujar pemain kelahiran Jakarta 30 tahun lalu itu.

Bek senior Persija Jakarta, Maman Abdurahman, mempunyai harapan terhadap insiden yang terjadi menjadi pembelajaran.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas insiden di Malang. Semoga, keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan. Saya berharap, kejadian ini menjadi yang terakhir dan ini menjadi pembelajaran buat kita semua,” kata Maman.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved