Polisi Tembak Polisi

Jampidum Fadil Zumhana Minta KPK Awasi Jaksanya yang Tangani Kasus Ferdy Sambo Cs

Fadil Zumhana meminta KPK ikut mengawasi para jaksanya yang menangani kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs

Akun YouTube Kompas TV
Jampidum Fadil Zumhana meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi para jaksanya yang menangani kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J sekaligus obstruction of justice-nya, dengan tersangka Ferdy Sambo Cs. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi para jaksanya yang menangani kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J sekaligus obstruction of justice-nya, dengan tersangka Ferdy Sambo Cs.

Menurutnya kasus kematian Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs menarik perhatian masyarakat luas dan juga Presiden. "Presiden meminta kita transparan, makanya saya sampaikan pelimpahan perkara ini, juga saya minta dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena ini menjadi perhatian pemerintah," katanya di Kejagung, Rabu (4/10/2022).

Fadil mengatakan sebenarnya pihaknya selalu melakukan pengawasan ketat terhadap penanganan perkara yang menarik perhatian publik. Kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs, kata dia sangat menarik perhatian publik.

"Kami ada di sini Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Pengawasan, Satgas 53, kami libatkan dalam pengawasan, setiap penanganan perkara yang dianggap penting dan menjadi perhatian pimpinan. Jadi pengawasan dengan sangat ketat," ujarnya.

Fadil juga meminta  seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban persidangan kasus Ferdy Sambo Cs ini dalam prosesnya ke depan.

"Agar perkara ini cepat selesai dan energi pemerintah tidak terlalu terkuras gara gara perkara ini. Kita segera selesaikan perkara ini," katanya.

Baca juga: Satuan Brimob Menjaga Ferdy Sambo Sangat Ketat Dan Menghalangi Media Mengambil Gambar

Sebelumnya Fadil Zumhana mengatakan para jaksa yang diturunkan dalam menangani perkara kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice kematian Brigadir Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs, tidak akan dikarantina di rumah aman atau safe house.

Fadil Zumhana memastikan bahwa para jaksa yang diturunkan dalam kasus Ferdy Sambo Cs ini tidak bisa diintervensi.

"Tentang safe house ini itu adalah ide yang baik. Dan tentang pengamanan Jaksa bagaimana supaya tidak diintervensi, kami sudah punya sistem untuk melakukan itu. Jaksa kami, kami jaga integritasnya dan profesionalismenya," kata Fadil di Kejagung, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Tembak Brigadir J karena Perintah dan Tekanan Ferdy Sambo, Bharada E Yakin Bakal Bebas

"Saya yakin benar intervensi tidak ada, karena negara kita ini negara hukum, kami pastikan Kejaksaan Agung tidak bisa diintervensi. Karena kita harus menjaga netralitas dalam proses penangana perkara," tambahnya.

Menurut Fadil masyarakat Indonesia juga dapat mengawasi kasus ini dan pihaknya akan transparan dalam menangani perkara pembunuhan Brigadir J ini.

"Saya yakin masyarakat indonesia dapat mengawasinya, termasuk media massa ini. Kita saat ini tidak ada lagi yang bisa ditutupi di dunia digital ini. Jadi kalian turut mengawasi dan mengawal supaya perkara ini berjalan dengan sebaik-baiknya dan akan diberikan keputusan oleh hakim yang seadil-adilnya," ungkapnya.

Baca juga: Mengaku Menyesal Bunuh Brigadir J, Ferdy Sambo: Istri Saya Korban dan Tidak Lakukan Apa-apa

Selaku penegak hukum, kata Fadil, dirinya akan selalu berpegang teguh bahwa dalam proses memberikan keadilan  harus tetap mengacu kepada alat bukti.

"Tidak pada asumsi dan isu-isu yang berkembang di masyarakat. Saya selalu pesan kepada jaksa, jangan pikiran kalian terganggu oleh hal hal diluar hukum, kalian penegak hukum perhatikan, itu saya bilang," katanya.(bum)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved