Polisi Tembak Polisi

Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J karena Amat Mencintai Putri Candrawathi, Ungkit Tragedi di Magelang

Ferdy Sambo mengaku merancang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, karena cinta kepada istrinya, Putri Candrawathi.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Feryanto Hadi
istimewa
Ferdy Sambo dan istri Putri Candrawathi di sela-sela menjalani rekontruksi pembunuhan terhadap anggota Polri, Brigadir J, di rumah mereka di kawasan Durentiga, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU -- Dua tersangka pembunuh Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yakni pasangan suami istri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Rabu (5/10/2022).

Pantauan Wartakotalive.com di Kejagung, Rabu siang, Ferdy Sambo yang merupakan otak pembunuhan Brigadir J itu mengenakan rompi tahanan berwarna merah milik Kejagung.

Ferdy Sambo keluar dari gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum sekitar pukul 12.57 WIB.

Ferdy Sambo berada di gedung itu selama hampir 1 jam untuk proses administrasi pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J dari Bareskrim ke Kejagung.

Baca juga: Deklarasikan Ganjar Pranowo secara Sepihak, PSI Dinilai Sembrono dan Turunkan Wibawa Pemerintah

Saat Ferdy Sambo hendak menuju mobil taktis, kericuhan sempat terjadi.

Hal itu karena saat awak media ingin mengambil gambar Ferdy Sambo, tiba-tiba dikawal ketat sejumlah anggota Brimob.

Awak media kemudian berusaha untuk mendekati mobil taktis itu.

Baca juga: Resmi Jadi Tahanan Kejagung, Ferdy Sambo: Saya Siap Jalani Proses Hukum, Istri Saya Tidak Bersalah

Namun anggota Brimob terus memberikan pengawalan ketat.

Ferdy Sambo sempat memberikan pernyataan sedikit sebelum mobil taktis meninggalkan Kejagung.

Ia mengatakan bahwa dirinya menyesal membunuh Brigadir J dan siap menjalani proses hukum. Tapi Ferdy Sambo mengatakan bahwa istrinya tidak bersalah dan justru adalah korban.

"Saya siap menjalani proses hukum, istri saya tidak bersalah, tidak melakukan apa-apa dan justru menjadi korban," ujarnya.

Ferdy Sambo juga memohon maaf kepada orangtua Brigadir J.

Baca juga: Ferdy Sambo Cs Akan Ditampilkan Kejagung ke Publik saat Terima Penyerahan dari Bareskrim

"Saya sangat menyesal, saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk bapak dan ibu dari Josua," kata dia.

Ferdy Sambo mengaku merancang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, karena cinta kepada istrinya, Putri Candrawathi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved