Breaking News:

Asuransi Syariah

Pertama di Indonesia, Zurich Syariah Luncurkan Asuransi Perlindungan Cuaca Khusus untuk Petani Kopi

Zurich Syariah meluncurkan asuransi Parametrik Indeks Cuaca Syariah untuk petani kopi Indonesia dengan perlindungan kerugian gagal panen akibat cuaca.

KOMPAS/ZULKARNAINI
Petani memetik kopi arabika yang ditanami di perkebunan di kawasan Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Sabtu (17/3/2018). Tanaman kopi arabika di kawasan itu masih dalam tahap uji coba. Selama ini daerah penghasil arabika di Aceh adalah Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) meluncurkan asuransi Parametrik Indeks Cuaca Syariah, yaitu asuransi yang pembayaran manfaat klaimnya kepada petani dilakukan secara otomatis berdasarkan data cuaca aktual dan tidak memerlukan pengajuan klaim asuransi sebelumnya (Asuransi Parametrik Syariah).

Sebagai langkah awal, Zurich Syariah melindungi lebih dari 1.500 petani kopi di Aceh sebagai salah satu wilayah produsen kopi terbesar di tanah air.

Asuransi Parametrik Syariah ini adalah jenis asuransi perlindungan cuaca pertama bagi petani kopi yang hadir di Indonesia yang dikelola dengan prinsip syariah. 

Asuransi Parametrik adalah asuransi dimana manfaat pertanggungan diberikan apabila parameter yang telah ditentukan (seperti curah hujan, suhu, kecepatan angin, dan gempa) menunjukkan indikasi telah terjadinya resiko yang merugikan.

Presiden Direktur Zurich Syariah Hilman Simanjuntak mengatakan, asuransi Parametrik Syariah ini akan membantu petani kopi di Aceh mengelola risiko melalui pertanggungan asuransi yang dibuat khusus untuk kondisi curah hujan yang tinggi atau kondisi kekeringan selama tahap perkembangan tanaman kopi saat tanaman paling rentan terhadap guncangan cuaca.

“Asuransi Parametrik ini kami bangun dengan melibatkan Blue Marble Microinsurance yang telah memiliki pengalaman mengembangkan produk asuransi parametrik di berbagai negara khususnya untuk asuransi parametrik tanaman kopi," ungkap Hilman dalam keterangan resmi, Selasa (4/10/2022).. 

Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan perlindungan yang tepat guna dan tepat sasaran, dengan berbasis prinsip syariah.

"Manfaat yang ditawarkan kepada petani telah melalui perhitungan yang mendalam akan berbagai kemungkinan risiko cuaca dan kebutuhan proteksinya," ucap Hilman.

Chief Sales and Distribution Officer Zurich Syariah, Auralusia Rimadiana atau kerapa disapa Ima mengatakan,  biaya premi dari asuransi Parametrik Syariah dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan petani, serta dikelola dengan prinsip syariah yang bertujuan untuk kebersamaan dan saling tolong-menolong.

Kami harap Asuransi Parametrik Syariah ini dapat membantu memberikan rasa aman bagi para petani kopi atas risiko perubahan cuaca ekstrim. Kami berharap dapat turut serta membantu kesejahteraan petani dalam memitigasi risiko.”

Dalam menghadirkan asuransi berbasis syariah, Zurich menggandeng mitra global yang membantu melakukan pengukuran curah hujan serta mitra yang menaungi komunitas petani.

Produk ini merupakan hasil gabungan pakar kopi, Blue Marble Microinsurance dan pakar asuransi - Zurich. Petani juga dapat mengakses secara transparan data cuaca untuk layanan produk ini.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved