Pedagang Rebana dan Marawis Kebanjiran Orderan Jelang Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2022

Sejumlah pedagang pernak-pernik seperti rebana dan marawis di Kabupaten Bekasi mulai ramai diburu masyarakat jelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Sejumlah pedagang pernak-pernik seperti rebana dan marawis mulai ramai diburu masyarakat jelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW seperti yang dialami oleh Diki (26), karyawan Bumiayu Sukses Mandiri, Tambun Selatan, Mekarsari, Kabupaten Bekasi yang sibuk menyelesaikan orderan. 

WARTAKOTALIVE.COM MEKARSARI - Jelang perayaan Maulid Nabi Muhammad, sejumlah pedagang pernak-pernik mulai ramai diburu masyarakat.

Ditemui Wartakotalive.com, Iqbal (37) pedagang Rebana dan Marawis Bumiayu Sukses Mandiri mengaku bersyukur tahun ini orderannya meningkat hingga 100 persen.

"Alhamdulillah, tahun ini pulih kembali ekonomi orderan rebana atau marawis jelang Maulid Nabi meningkat hingga 100 persen," ucap Iqbal di Bumiayu Sukses Mandiri, Jalan Kalibaru No. 42 RT. 002/002, Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (04/9/2022).

Iqbal menuturkan, usaha yang dirintis sejak tahun 2014 sempat alami penurunan omzet drastis saat pendemi Covid-19 khususnya pada tahun kemarin. Bahkan, ia harus mengurangi jumlah karyawan agar usahanya tetap bertahan.

"Kalau tahun kemarin itu sepi sekali, saya bahkan harus mengurangi jumlah karyawan ya," imbuhnya.

Dirinya menuturkan, bahwa usaha ini sebenarnya turun temurun dari sang ayah yang memproduksi rebana dan marawis di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah.

"Dari 2008 awalnya memang produksi di kampung itu ayah saya lebih fokus ke rebana. Kalau saya sebenarnya ke alat marching band, angklung dan sebagainya," imbuhnya.

Adapun harga yang dibanderol untuk satu set rebana isi 10 Rp 3.500.000. Sedangkan untuk rebana yang isinya 8 dibanderol Rp 3.000.000. Lalu, untuk alat musik marawis isi 12 dibanderol Rp 3.800.000.

Baca juga: Bharada E Siapkan Kejutan saat Persidangan Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

Jelang perayaan Maulid Nabi Muhammad, sejumlah pedagang pernak-pernik mulai ramai diburu masyarakat.
Jelang perayaan Maulid Nabi Muhammad, sejumlah pedagang pernak-pernik mulai ramai diburu masyarakat. (Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti)

"Untuk harga itu yang kualitasnya bagus, harga berbeda-beda sesuai merk dan kualitas barang itu sendiri," tambah dia.

Usahanya mulai banjir orderan sejak Agustus 2022, atau dua bulan sebelum perayaan Maulid Nabi Muhammad.

"Sudah mulai ramai dari bulan sebelumnya, jika dibandingkan tahun lalu yang kami tahun ini bisa dikatakan 100 set alat rebana atau marawis yang dipesan," jelas dia.

Bagi pembeli yang ingin memesan atau langsung membeli alat musik tradisional dan modern bisa langsung datang ke gerai Bumiayu yang berada di kawasan Tambun.

Baca juga: Punya Sikap Rendah Hati, Anies Baswedan Dinilai Sangat Pantas jadi Presiden 2024

"Yang ingin langsung membeli bisa ke gerai kami, atau ada yang ingin request warna ataupun modelnya biasa jarak satu Minggu sudah jadi. Bisa juga chat via WA ke nomor 081290305313 dan ada media sosialnya di Prodix Marching," ungkap dia.

Ke depannya, Iqbal berharap perekonomian bisa bangkit kembali dan segera menuntaskan pandemi Covid-19.

Sementara itu, Diki (26) salah satu karyawan di Bumiayu Sukses Mandiri mengatakan tahun ini orderan jauh lebih meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

"Tahun lalu saya bahkan tidak bekerja, sempat diistirahatkan karena memang sepi tak ada pembeli," ucap dia. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved