Tidak Kunjung Ditahan, Dua Tersangka Penganiayaan Wartawan di Karawang Menghilang

Dua tersangka kasus penganiayaan wartawan di Karawang, Jawa Barat tidak kunjung ditahan setelah menghilang dan mangkir dari panggilan aparat berwajib.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Junianto Hamonangan
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Polres Karawang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi dugaan penculikan dan penganiayaan dua wartawan di Karawang, Jawa Barat. Adapun dua dari tiga tersangka tidak kunjung ditahan setelah menghilang dan mangkir dari panggilan aparat berwajib. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Dua tersangka dari 3 tersangka kasus penganiayaan wartawan di Karawang masih menghilang.

Keduanya ditunggu kehadirannya di Polres Karawang setelah sempat mangkir dari panggilan polisi.

"Kami masih menunggu niat baik dari mereka memenuhi panggilan polisi. Kalau tidak datang juga kita lakukan upaya paksa menghadirkan mereka," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy, pada Senin (3/10/2022).

Arief menjelaskan dari tiga tersangka baru L atau RR yang sudah ditahan. Sementara dua tersangka lainnya R dan D sudah mendapat surat panggilan kedua dari penyidik pada Senin (3/9/2022).

"Keduanya sudah kami panggil hari ini. Kami berharap mereka koperatif untuk datang. Kalau masih mangkir juga kita lakukan upaya hukum lain," katanya.

Polres Karawang menetapkan tiga tersangka penganiayaan dua wartawan di Karawang, Jawa Barat.

Tiga tersangka itu berinisial D, R, RR alias L. D ini pengurus Askab PSSI Karawang, R sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan RR warga sipil.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy menuturkan penetapan ketiga tersangka itu dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka dan keterangan 10 saksi.

"Kami menetapkan tersangka masing-masing berinisial D, R, dan RR alias L. Para tersangka mengakui perbuatannya," kata Arief, pada Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Peziarah Hingga Pedagang Keluhkan Jalan Rusak di TPU Malaka, Kerap Timbulkan Masalah saat Hujan

Arief menjelaskan petugas menyita barang bukti seperti sofa, ponsel yang dipakai pelapor saat peristiwa, dan hasil visum. Polisi juga menemukan botol miras di tempat kejadian perkara (TKP).

Tidak menutup kemungkinan juga ada penetapan tersangka baru. Karena masih ada satu terlapor inisial AA pejabat Pemkab Karawang yang belum datang memenuhi panggilan pemeriksaan.

Dua warga Karawang, Jawa Barat diduga diculik dan dianiaya oknum pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Karawang.

Aksi penganiayaan itu viral di media sosial. Diduga keduanya dianiaya karena mengkritik di media sosial (medsos).

Baca juga: Partai NasDem Umumkan Anies Baswedan jadi Capres, Demokrat Gagal Usung AHY Maju Pilpres 2024?

Dua warga itu bernama Gusti Sevta Gumilar (29) dan Zaenal Mustopa berprofesi wartawan media online.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved