Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta, Detik-detik Letusan Gunung Krakatau Terasa Hingga Batavia

Ledakan dahsyat Gunung Krakatau tercatat dalam sejarah Jakarta. Ledakan Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda itu hingga mengguncang Jakarta. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Shutterstock/dailymail/tanguy de saint
Gunung Anak Krakatoa atau Krakatau, Indonesia: Ledakan ketiga dari empat letusan Gunung Krakatau tahun 1883 terdengar sejauh 4.780 km (2.970 mil). Ledakan telah memecahkan gendang telinga para pelaut sejauh 64 km (40 mil). Mayat-mayat terdampar di pantai Afrika Timur sampai setahun kemudian ' 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ledakan dahsyat Gunung Krakatau tercatat dalam sejarah Jakarta. Ledakan Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda itu hingga mengguncang Jakarta. 

Peristiwa ledakan Gunung Krakatau pada tahun 1883 menjadi salah satu sejarah kelam Jakarta.

Peristiwa ledakan Gunung Krakatau yang berdampak ke Jakarta diceritakan oleh warga Pasar Baru di era Batavia Hindia Belanda Tio Tek Hong. 

Warga keturunan Tionghoa itu menceritakan saat-saat Gunung Krakatau meletus dan mengguncang Jakarta. 

Dikutip dari Buku Kisah Jakarta Tempo Doeloe, Tio Tek Hong menceritakan guncangan akibat ledakan Gunung Krakatau hingga dirasakan ke Pasar Baru, Jakarta. 

Saat itu, pria kelahiran 7 Januari 1877 itu terus dipeluk erat oleh ibunya. Tio Tek Hong kala itu tidak tahu apa yang sedang melanda tanah kelahirannya. 

Namun yang ia ingat, jendela dan pintu bergetar. Para pembantunya sibuk memindahkan tempat berisi beras, tungku masak dan barang-barang lain ke tempat lebih tinggi. 

Baca juga: Dalam Sejarah Jakarta, GBK Hampir Senasib dengan Tragedi Kanjuruhan Saat Piala Presiden 2018

Saat Tio Tek Hong keluar rumah, bocah berusia 6 tahun itu melihat jalan raya dan atap rumah sudah dipenuhi abu berwarna kelabu. 

Di tepi Kali Pasar Baru orang-orang repot memperkuat dan menutup lubang-lubang tanggul sebab air sungai deras dan tinggi sekali. 

Pada Sejarah Jakarta yang diceritaan Tio Tek Hong, disebutkan saat itu warga Pasar Baru khawatir air sungai meluap.

Sejarah letusan Gunung Krakatau yang berdampak hingga Jakarta tahun 1883 itu juga membuat air meluap di Pasar Ikan dan Kota Batavia

Luapan air karena letusan Gunung Krakatau membuat perahu naik ke daratan atau bahkan dihanyutkan gelombang. 

Dari bencana yang menimpa tanah Jawa itulah tercipa lagu Keramat Karam lantaran banyaknya korban jiwa akibat letusan Gunung Krakatau. 

"Kemudian saya baru tahu bahwa pada tanggal 26-28 Agustus 1883 itu Gunung Krakatau meletus," jelas Tio Tek Hong. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved