Rusuh Arema Persebaya

Ketua Umum PBNU Imbau Lakukan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

PBNU menyerukan salat gaib bagi korban jiwa tragedi di stadion Kanjuruan, Kepanjen Malang. Posko terpadu NU juga didirikan di Malang untuk membantu pa

Kolase foto/net
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil ajak masyarakat melakukan shalat gaib untuk korban tragedi Kanjuruhan 

WARTAKOTALIVE.COM, MALANG - Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf mengajak semua warga untuk melakukan shalat gaib mendoakan para korban meninggal tragedi Kanjuruhan. 

PBNU menyerukan salat gaib bagi korban jiwa tragedi di stadion Kanjuruan, Kepanjen Malang. Posko terpadu NU juga didirikan di Malang untuk membantu para korban.

Diketahui,  terjadi tragedi Kanjuruhan pascalaga Arema FC vs Persebaya yang merenggut nyawa 125 suporter meninggal, Sabtu (1/10/2022).

“Ketum (Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf) sudah perintahkan PCNU Malang baik Kota maupun Kabupaten mendirikan posko terpadu secepatnya. Juga kita minta pada segenap warga NU untuk salat goib bagi seluruh korban,” kata Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam keterangan tertulisnya yang diterima Surya.co.id, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Percepat Proses Identifikasi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, Tim DVI Polri Berangkat ke Malang

Pada hari Selasa (4/10/2022) mendatang, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga akan ke Malang untuk bertemu perwakilan keluarga korban untuk menyampaikan ucapan duka sekaligus memberikan santunan.

Tidak hanya santunan dari Ketua Umum, PBNU juga memerintahkan Laziznu memberikan bantuan termasuk bantuan untuk korban yang saat ini sedang dirawat.

“Hari Selasa besok Ketum akan ke Malang menyampaikan ucapan duka dan mendoakan secara langsung bagi para korban. Juga akan diberikan santunan untuk masing-masing keluarga korban,” ujar Gus Ipul.

Baca juga: Terpisah dari Rombongan saat Situasi Mencekam, Bripka Andik Tewas Dikeroyok Suporter di Kanjuruhan

Sementara itu terkait tragedi ini, Gus Ipul mengaku prihatin, sedih sekaligus berduka.

Olahraga harusnya bisa menghadirkan kegembiraan dan kesehatan, bukan malah menyebabkan duka.

“Kita berduka, kita prihatin, kita sedih, event olahraga yang harusnya menyehatkan membahagiakan kemarin ada korban yang banyak,” ujar Gus Ipul yang juga Wali Kota Pasuruan ini.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul minta semua pihak bisa mengambil pelajaran.

“Mudah-mudahan Allah mengampuni dan menerima amal baiknya dan kita yang masih diberi umur bisa mengambil pelajaran di balik peristiwa ini,” kata dia.

Pemerintah diminta usut

Tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut membuat masyarakat Indonesia merasakan duka yang sangat mendalam.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved