Aplikasi Mobile JKN Menyelamatkan Ibu Muda Ini di Kala Genting

Dhina Maretha peserta dari Pekerja Penerima Upah menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk melakukan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

istimewa
Dhina Maretha, peserta program JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengubah data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). 

WARTAKOTALIVE.COM, TIGARAKSA - Dhina Maretha (40) merupakan peserta dari Pekerja Penerima Upah (PPU) yang telah terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak tahun 2015.

Dhina, sapaan akrabnya, berbagi cerita terkait pengalamannya yang telah merasakan langsung manfaat besar atas kemudahan proses administrasi melalui sebuah aplikasi pintar milik BPJS Kesehatan, yaitu aplikasi Mobile JKN.

Dhina mengaku, sangat terbantu sekali dengan kehadiran aplikasi Mobile JKN yang telah memudahkannya untuk melakukan perubahan data di tengah kesibukannya saat momen persiapan menjelang lebaran beberapa waktu lalu.

Kesibukannya sehari-hari dalam mengurus anak dan kala itu momen lebaran sangat menyita waktu Dhina sehingga membuatnya tidak dapat mengurus langsung ke kantor cabang.

“Sudah lama sekali saya berniat untuk mengubah data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sebelumnya saya terdaftar di FKTP yang lokasinya jauh dari rumah, saat ini saya sudah pindah lokasi rumah sehingga sekarang ingin memilih yang lebih dekat dari rumah saat ini,” ungkap Dhina beberapa waktu lalu.

Dhina menceritakan, bahwa ia disarankan oleh kerabatnya untuk melakukan perubahan data melalui aplikasi Mobile JKN tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Merasa bahwa ini merupakan solusi akan kekhawatirannya, ia bergegas mencari informasi tambahan melalui sosial media terkait alur tata cara registrasi aplikasi Mobile JKN.

Berbekal info tersebut, tanpa pikir panjang Dhina segera mengunduh aplikasi Mobile JKN kemudian melakukan registrasi.

“Awalnya saya pikir aplikasi Mobile JKN akan sulit dioperasikan, namun informasinya sangat mudah didapatkan di sosial media dan penjelasannya juga mudah dipahami. Saya langsung mencari fitur perubahan data fasilitas kesehatan dan mengubah data tersebut,” ujarnya.

Menurut Dhina, prosesnya mudah dan sangat cepat sekali, tanpa perlu datang ke kantor cabang semua urusan selesai hanya dalam satu genggaman.

Sesuai harapannya bahwa di era digital saat ini sangat dibutuhkan inovasi dengan dilengkapi oleh fitur-fitur yang semakin memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan telah menjawabnya melalui kehadiran aplikasi Mobile JKN yang terus dikembangkan untuk menghadirkan fitur-fitur layanan kesehatan yang semakin lengkap dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebagai peserta saya sangat senang sekali dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN. Sangat terbantu dan efisien dalam memenuhi kebutuhan peserta yang tidak dapat datang ke kantor cabang akibat kesibukannya,” ungkap Dhina.

Ia berharap, BPJS Kesehatan tidak hentinya berinovasi, khususnya di masa perkembangan era digital yang sangat pesat ini.

“Digitalisasi sebagai langkah dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Indonesia lebih luas lagi,” pungkas Dhina.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved