Sekolah Asrama di Serang Andalkan Sektor Agrowisata untuk Integrasikan Pendidikan

Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang, Banten mengandalkan keunggulan lokal yang kini sedang dikembangkan di lingkungan sekolah yakni Agrowisata.

Istimewa
Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang, Banten mengandalkan keunggulan lokal yang sedang dikembangkan di lingkungan sekolah dalam hal ini adalah Agrowisata. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang, Banten mengandalkan keunggulan lokal yang sedang dikembangkan di lingkungan sekolah dalam hal ini adalah Agrowisata.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan Lembaga (P2L) Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang, Kholisul Ibad mengatakan pihaknya keunggulan lokal yang sedang dikembangkan saat ini adalah Agrowisata.

“Hal ini diambil karena lingkungan sekolah yang sangat mendukung,” ucap Kholisul, berdasar keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Pengembangan agrowisata meliputi wisata taman sekolah yang indah, wisata kebun buah-buahan, wisata area outbond (outbond training), wisata air (kolam renang, bendungan, pemancingan) serta kerajinan tangan (handycraft).

“Diharapkan menjadi daerah wisata bagi siapapun yang berkunjung khususnya bagi santri dan orang tua santri,” sambungnya.

Baca juga: Anies Baswedan Gandeng Istri Lewati Lorong Jelajah Ruang Waktu Jakarta, Disambut Antusias oleh Warga

Sekolah yang berada di Kampung Cihideung, Jalan Palka RT 014/04 Bantarwaru, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, itu juga integrasikan pendidikan ilmu agama Islam dan ilmu umum.

“Sehingga diharapkan mehasilkan kualitas anak didik yang memiliki integritas dan kemampuan mumpuni sebagai bekal kehidupan menjadi calon-calon pemimpin bangsa di masa depan,” katanya.

Sekolah yang kembali membuka Pendaftaran Santri Baru (PSB) tingkat SMP dan SMA Tahun Ajaran 2022/2023 itu memiliki 950 santri dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

“Dengan karakteristik santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri menjadikan Nurul Fikri Boarding School Serang sebagai tempat bertemunya berbagai budaya dan menghasilkan santri yang berwawasan luas,” katanya.

Sementara untuk tenaga pengajar berjumlah 34 orang pada tingkat SMP, sedangkan untuk SMA sebanyak 46 orang dengan pendidikan lulusan S1 sebanyak 88 persen dan lulusan S2 10 persen.

Mereka lulusan dari universitas-universitas terbaik nasional yang diseleksi ketat untuk menjamin mutu pendidikan mengingat kompetensi guru harus sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved