Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022: Polemik Kewarganegaraan Byron Castillo Belum Usai, Chile Ambisius Gantikan Ekuador

Ekuador selaku tim kuda hitam di Piala Dunia 2022 sedang berkutat dalam polemik status salah seorang pemainnya, yaitu Byron Castillo.

Editor: Sigit Nugroho
Twitter.com/Williamarturoh2
Pemain Ekuador, Byron Castillo. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Timnas Ekuador sedang bersiap menghadapi Piala Dunia 2022 di Qatar yang akan diselenggarakan pada 20 November sampai 18 Desember nanti.

Di Piala Dunia 2022 Qatar, Ekuador tergabung dalam Grup A bersama Qatar, Senegal, dan Belanda.

Di tengah persiapan, Ekuador selaku tim kuda hitam di Piala Dunia 2022 sedang berkutat dalam polemik status salah seorang pemainnya, yaitu Byron Castillo.

Kewarganegaraan pemain berposisi di bek kanan itu dipermasalahkan, bahkan belum diputuskan.

Baca juga: Piala Dunia 2022: Profil Timnas Ekuador, Kuda Hitam Amerika Latin

Baca juga: Pelatih Asal Chile Eladio Antonio Rojas Reyes Sebut Sepak Bola Wanita di Indonesia Punya Potensi

Baca juga: Piala Dunia 2022: Cristiano Ronaldo Tersingkir, Bruno Fernandes dan Diogo Jota Jadi Wakil Portugal

Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration Sports (CAS) telah mendaftarkan banding atas nama Federasi Chile dan Peru.

Hal ini menyusul keputusan Badan Sepak Bola Dunia atau FIFA yang menolak bahwa Byron Castillo dinyatakan memenuhi syarat sebagai warga negara Ekuador.

Melansir dari Daily Mail, CAS tidak memberikan jadwal secara rinci untuk melakukan sidang banding, tetapi kedua belah pihak ingin kepastian pada tanggal 10 November 2022.

BERITA VIDEO: Penjelasan Lengkap Dari Kapolda Jawa Timur dan Bupati Malang Terkait Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Waktu tersebut hanya 10 hari jelang pertandingan pertama Timnas Ekuador melawan tuan rumah Qatar di Piala Dunia 2022.

Sebelumnya, Chile telah mengumpulkan bukti yang menunjukkan bahwa Byron Castillo adalah orang Kolombia.

Pihak Chile menuntut gugurnya hasil delapan pertandingan di babak kualifikasi zona Amerika Selatan yang dijalani Ekuador dengan kekalahan.

Argumen hukum tersebut ditolak oleh FIFA bulan Juni lalu dan dikuatkan oleh hakim banding FIFA.

Sebelumnya, Ekuador finish di urutan keempat di babak kualifikasi zona Amerika Selatan sebagai batas akhir kelolosan.

Apabila gugatan ini dikabulkan, maka Chile berhak naik ke posisi empat dan bakal menggantikan Ekuador di Piala Dunia 2022.

Hingga saat ini, polemik terus bergulir dengan pihak Ekuador tetap mengklaim bahwa Byron Castillo adalah warga negara mereka.

Sementara, Chile juga tetap bakal menggugat dan mendesak untuk melakukan banding keputusan ini demi bisa mentas pada Piala Dunia 2022.

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved