Rusuh Arema Persebaya

Kerusuhan Kanjuruhan di Liga 1, Jokowi Minta Menpora, Kapolri, dan Ketum PSSI Investigasi ke Malang

Presiden Jokowi meminta Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI melakukan investigasi ke Malang terkait kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Editor: Rendy Renuki
Kemenpora
Presiden Jokowi meminta Menpora Zainudin Amali, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan terjun ke Malang untuk menginvestigasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022/2023, Sabtu (1/2/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan terjun ke Malang, untuk menginvestigasi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022/2023, Sabtu (1/2/2022).

Menpora mengatakan, kejadian itu sangat memprihatinkan dan mengecewakan. Pasalnya, peristiwa itu terjadi di tengah- tengah upaya Indonesia yang sedang membangun sepak bola nasional dan ternodai akibat kejadian ini.

"Bapak Presiden telah memberikan arahan melalui Mensesneg kepada Menpora dan Kapolri untuk segera menginvestigasi secara serius kejadian ini dan mengusut tuntas apa yang menjadi penyebab terjadinya kerusuhan ini," ujar Menpora dalam keterangan resminya, Minggu (2/10/2022).

Selain itu, Presiden Jokowi memberi arahan kepada Menpora, Ketum PSSI dan Kapolri agar segera ke Malang.

Presiden meminta Menpora, Kapolri dan Ketum PSSI  melihat kondisi korban yang sedang dirawat di rumah sakit serta bertakziah kepada keluarga korban yang meninggal.

"Menindaklanjuti arahan tersebut, saya segera berkoordinasi dengan Kapolri dan Ketum PSSI untuk segera mengambil langkah penanganan secara  cepat dan tepat," katanya.

Menpora berharap dilakukan evaluasi secara menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepak bola.

Baik kompetisi maupun turnamen, agar tragedi di Kanjuruhan ini tidak terulang lagi di masa depan.

"Kita jadikan tragedi ini sebagai pelajaran berharga yang memilukan kita semua dan harus menjadi yang terakhir. Kepada mereka yang harus bertanggung jawab tentu harus bisa mempertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku," tuturnya.

"Baik itu aturan FIFA, aturan PSSI dan aturan-aturan lainnya yang berlaku di negara ini. Setelah saya dan Kapolri serta Ketum PSSI tiba di Malang akan segera menginformasikan perkembangan berikutnya," sambung Menpora.

Selain itu, Menpora juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas tewasnya 129 orang akibat kerusuhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Baca juga: Kesaksian Korban Selamat Kerusuhan Stadion Kanjuruhan saat Arema vs Persebaya

"Pemerintah secara umum dan khususnya Bapak Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang pada tanggal 1 Oktober 2022," ujar Zainudin.

"Pada keluarga yang ditinggalkan supaya diberi kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa dalam menerima  musibah ini," tutup Menpora.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved