Berita Jakarta

Hikmahbudhi Desak Polres Jakbar Segera Tahan Pelaku Premanisme di Vihara Tien En Tang

Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) mengecam peristiwa kekerasan di Vihara Tien En Tang dan meminta polisi mengambil tindakan tegas

Editor: Feryanto Hadi
tribunnews.com
Ratusan jemaat Vihara Tien en Tang, Jakarta Barat, menggelar aksi demo. Mereka tak terima atas tinfakan ahli waris yang kasar. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Peristiwa dugaan kekerasan dan perampasan aset di Vihara Tien En Tang, Green Garden, Jakarta Barat terjadi pada 22 September 2022 lalu.

Peristiwa ini melibatkan pihak yang mengaku ahli waris, Lily dengan pengurus Yayasan Metta Karuna Maitreya selaku pengelola vihara.

Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) mengecam peristiwa itu, dan meminta polisi mengambil tindakan terhadap pelaku. 

"Tindakan dugaan premanisme yang menimpa umat Vihara Tien En Tang Saudari Michelle tidak dapat dibenarkan, polisi harus bergerak cepat terkait kasus ini," kata Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Hikmahbudhi, Wiryawan melalui keterangan tertulisnya, Minggu (2/10/2022)

Hikmahbudhi meminta dalang dari peristiwa itu ditangkap. Polisi diharapkan segera mengambil tindakan tegas terhadap aksi itu

Baca juga: Hikmahbudhi Dukung Kapolri Bentuk Tim Khusus Ungkap Kasus Polisi Tembak Polisi

"Pelaku harus segera diamankan serta aktor intelektual penyebab terjadinya pemukulan juga harus ditangkap. Mengingat kasus ini sudah hampir dua minggu," ujarnya. 

Hikmahbudhi menilai, persoalan ini juga mencoreng kebebasan beragama. Sebab, kata dia, ada orang yang diusir dari vihara tengah melaksanakan ibadah. 

"Bagaimana tidak mengingat umat kita sedang beribadah kemudian diusir secara paksa kemudian mendapat tindakan kekerasan dari sekelompok orang," tuturnya. 

Baca juga: Berperan Besar Dalam Mensukseskan Vaksinasi Nasional, PP HIKMAHBUDHI Apresiasi BIN

Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) diminta tak diam saja menyikapi insiden tersebut. Terkait sengketa keperdataan yang menjadi pangkal persoalan, menurut Wiryawan itu persoalan lain di luar dugaan kekerasan dan perampasan. 

"Kami mendesak jajaran Polres Metro Jakarta Barat untuk segera menangkap pelaku pemukulan. Mengenai proses sengketa vihara dengan ahli waris kami serahkan ke pengadilan nanti yang akan membuktikan," tandasnya.

Polisi cari solusi damai

Polres Metro Jakarta Barat membeberkan awal mula kisruh sengketa lahan di Vihara Tien En Tang, Jakarta Barat. 

Kasi humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan menyebut, permasalahan antara ahli waris (Lily) dengan pengurus yayasan Tien En Tang sudah berlangsung sejak lama. 

"Di mana dulu ibunya ahli waris (Lily) dengan pengurus yayasan tinggal di rumah tersebut bersamaan," katanya, Jumat (30/9/2022). 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved