Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Shin Tae-yong Sedang Cari Pengganti Dzenan Radoncic yang Mundur karena Ibunya Sakit

Shin Tae-yong memberikan izin Dzenan Radoncic untuk kembali ke Montenegro, karena ibunya sakit keras.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Dzenan Radoncic, mengundurkan diri karena ibunya sakit keras. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Dzenan Radoncic, terpaksa meninggalkan Tanah Air, karena ibunya sedang sakit keras.

Dzenan pun terpaksa memilih untuk kembali ke negaranya, Montenegro.

Kepergian Dzenan ke negaranya sudah diketahui Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Juru taktik asal Korea Selatan itu memberikan izin kepada Dzenan.

Dengan demikian, Shin Tae-yong harus mencari pengganti Dzenan, namun sejauh ini belum diputuskan.

"Saat ini, Dzenan sudah sampai di Montenegro. Siapa penggantinya, itu terserah Shin Tae-yong,” kata Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri dikutip dari pssi.org.

Indra Sjafri berujar bahwa Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sudah mengetahui hal ini dan mengembalikan ke Shin Tae-yong untuk mencari pengganti yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Baca juga: Shin Tae-yong Makin Pede setelah Timnas Indonesia Menang, Cari Lawan yang Lebih Hebat dari Curacao

Baca juga: Siapkan 22 Pemain, Dzenan Radoncic Yakin Timnas U-19 Mampu Permain dengan Baik di Toulon Cup 2022

Baca juga: Dzenan Radoncic Minta Pemain Timnas U-19 Percaya Diri Saat Lakukan Uji Coba Hadapi Persita Tangerang

Optimistis

Di sisi lain, Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti telah menentukan 23 pemain yang akan tampil pada kualifikasi Piala AFC U-17 2023 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada 1-9 Oktober 2022.

Bima Sakti pun membeberkan kondisi para pemainnya sudah sangat siap pasalnya sudah menjalani pemusatan latihan satu bulan lebih.

“Kondisi pemain saat ini sangat baik dan tidak ada masalah. Kami memilih 23 pemain berdasarkan regulasi dan kebutuhan tim. Dengan materi pemain yang ada. Saya optimistis dapat lolos ke putaran final Piala AFC U-17 2023 mendatang,” kata Bima Sakti.

Bima Sakti menuturkan bahwa Timnas U-17 tidak memandang remeh semua lawan yang dihadapi.

Bagi Bima Sakti, anak asuhnya wajib menang di seluruh laga kualifikasi Piala AFC U-17 2023.

“Kami juga harus perhatikan masa recovery pemain, karena jadwal hanya satu hari saja untuk jeda pertandingan. Tentu bisa saja kami rotasi pemain,” ujar Bima Sakti.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved