Persija Jakarta

Ibnu Berharap Jakmania dan Bobotoh Bisa Satu Tribun Lagi Saat Saksikan Persija dan Persib Bertanding

Jakmania Pejaten Sub Korwil Ragunan, Ibnu, berharap Jakmania dan Bobotoh bisa satu stadion bisa kembali terjadi.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews/Abdul Majid
Ibnu foto bersama anggota Jakmania Pejaten Sub Korwil Ragunan usai menyaksikan laga Persija. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jelang Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022) pukul 16.00 WIB, misi perdamaian antarsuporter terus digalakkan PSSI dan PT LIB.

Momen keakraban dua suporter rival antara Bobotoh dengan Armenia pun sempat tersaji di laga Arema FC versus Persib pada 11 September 2022.

Kini, giliran suporter Persija, The Jakmania dan Persib Bandung, Bobotoh.

Namun, belum adanya restu dari pihak keamanan, membuat harapan Jakmania satu tribun dengan Persib masih belum terealisasi.

Jakmania Pejaten Sub Korwil Ragunan, Ibnu, berharap Jakmania dan Bobotoh bisa satu stadion bisa kembali terjadi.

"Ya, kami ingin seperti dulu (satu stadion-red) lagi seperti di Lebak Bulus. Rival dalam sepak bola itu wajar. Tetapi itu biar di lapangan saja. Kalau di luar, jangan lah,” kata Ibnu saat dihubungi Tribunnews, Sabtu (1/10/2022).

Ibnu menyayangkan rivalitas Persija dan Persib justru semakin tak terkontrol.

Baca juga: Duh, 3 Pemain Persib Bandung Diragukan Tampil Lawan Persija Jakarta

Baca juga: Liga 1: Jelang Hadapi Persib Bandung, Ratusan The Jakmania Beri Semangat ke Pemain Persija Jakarta

Baca juga: Liga 1 Arema FC vs Persib, Bobotoh Contoh Nih Jakmania Jika Mau Away ke Malang

Dia berharap kini masing-masing suporter harus benar-benar dewasa.

Kejadian yang pernah terjadi coba dilupakan dan menatap kedepan untuk kembali bersahabat antara Jakmania dan Bobotoh.

"Sebenarnya yang saya sayangkan anak-anak sekarang ini. Dulu mereka tidak merasakan ribu seperti ini, tetapi mereka malah yang semakin panas," ucap Ibnu.

"Saya yang merasakan bagaimana di Cikampek diserang bus hancur. Lalu, di kereta mau away ke Cilacap juga diserang. Tetapi kenapa anak-anak sekarang yang tidak merasakan, malah semakin liar,” ujar Ibnu.

“Mungkin balik lagi ya pola pikir. Kita-kita semakin dewasa. Sementara anak-anak muda sekarang, gampang tersulut emosi. Apalagi, ada sosial media. Jadi harapan kami, kita benar-benar dewasa lagi," jelas Ibnu.

BERITA VIDEO: Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Anies, Pakar Otonomi Daerah: Ini Tantangan Pj Gubernur DKI Jakarta

Junjung Perdamaian

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved