Berita Jakarta

Rakernas Iwapi 2022, Fokus Pada Kolaborasi Antara Indonesia dengan Negara Anggota ASEAN

Acara Rakernas Iwapi ini juga dibarengi dengan pertemuan ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
dok iwapi
Para perempuan pelaku UMKM yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) melakukan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2022, yang juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir, yang mengajak para perempuan pengusaha membangkitkan perekonomian negara 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Para perempuan pelaku UMKM yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) melakukan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2022, yang juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir, yang mengajak para perempuan pengusaha membangkitkan perekonomian negara.

Rakernas yang digelar secara offline ini kembali diselenggarakan setelah dua tahun pandemi Covid-19 digelar secara virtual. Acara Rakernas Iwapi ini juga dibarengi dengan pertemuan ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN), di Hotel Sultan & Residence  Jakarta.

Baca juga: Iwapi Bersama YPSPI Berbagi Kasih dan Wakaf Al Qur’an di Bulan Ramadan 1443 H

Baca juga: Peringati HUT ke-47, Iwapi Siap Berperan Aktif dalam Kegiatan G20 dan W20

Dalam kesempatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan ribuan anggota perempuan pengusaha Iwapi, untuk menciptakan lagi pelaku UMKM perempuan.

"Kami dari BUMN sudah lama punya program yang sangat signifikan dan kuat, yaitu PM Mekar. Dimana permodalan kepada ibu-ibu ultra mikro di desa-desa ada pinjaman modal Rp 1 juta sampai Rp 4 juta, jumlah nasabahnya pun sudah 12.6 orang, dan kita akan dorong terus sampai 20 juta nasabah," ungkap Erick.

Erick percaya, bila pengusaha atau pelaku UMKM perempuan, akan sangat teliti dan mampu membangkitkan ekonomi keluarga di berbagai daerah, sehingga, secara bersamaan, mampu meningkatkan ekonomi nasional.

"Ini potensi yang luar biasa, bahwa ekonomi Indonesia akan terus tumbuh 5 persen ke depan, saya berharap, Iwapi - BUMN, bisa bersinergi," kata Erick. 

Simak VIdeo Putri Candrawathi Kenakan Baju Tahanan :

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga mengatakan, sudah saatnya Iwapi membangkitkan ekonomi melalui digitalisasi.

"Inilah, tulang punggung 75 persen dari ekonomi kreatif kita dan memanfaatkan teknologi platform digital. Lalu, 60 persen dari usaha ibu-ibu, dibantu oleh konten-konten kreatif , dan sekarang Indonesia merangsek posisi 3 besar dunia dari ekonomi kreatif," ujar Sandiaga Uno.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun akan secara sukarela menggandeng ribuan anggota Iwapi untuk melek digitalisasi untuk memasarkan produk ekonomi kreatifnya. 

"Kita bisa pulih kalau Iwapi bekerjasama dengan kita up-skilling, re-skilling dan new-skilling. Kita punya beberapa program, mulai dari Kata Kreatif, Apresiasi Kreasi Indonesia, Widuri, Wirausaha Digital dan Mandiri, nanti kita gerakan cinta dan bangga produk lokal," terang Sandiaga Uno.

Sementara, Ketua Umum Iwapi Nita Yudi menjelaskan, dalam Rakernas 2022 ini, fokus pada kolaborasi antara Indonesia dengan negara-negara ASEAN. 

Baca juga: Kejar Pemulihan Ekonomi Nasional, Iwapi-Polri Gelar Vaksinasi Massal di Banten

Baca juga: Iwapi Gelar Musyawarah Nasional IX, Bangkitkan Ekonomi Nasional di Tengah Pandemi

"Untuk tahun ini, kita dipercaya pemerintah untuk jadi vocal point dari AWEN, merupakan organisasi perempuan khusus pengusaha yang dibentuk ASEAN, jadi selama Rakernas ini akan ada AWEN Awards, bisnis matching antara Indonesia dengan 10 negara ASEAN," tutur Nita Yudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/9/2022).

Untuk itu, fokus Rakernas tahun ini, selain pemberdayaan perempuan dibidang UMKM, Iwapi juga mempersiapkan anggotanya untuk ekspor, terutama ke negara-negara ASEAN.

Persiapan pun dimulai dari nol, seperti pelatihan, mempersiapkan dokumen ekspor, kualitas produk, sampai negara tujuan ekspor. "Jadi fokusnya adalah ekspor, walaupun tetap kita berdayakan untuk mandiri secara ekonomi," ungkap Nita Yudi.

Selain itu, dalam Rakernas tersebut, tersedia juga booth yang memamerkan produk UMKM anggota Iwapi. Mulai dari kuliner dari berbagai daerah, pakaian atau fashion, sampai kerajinan tangan menarik lainnya.

"Dalam Rakernas ini peserta yang ikut dari 34 provinsi ada sebanyak 1.540 orang. Dan 120 orang pengusaha perempuan ASEAN, juga ada dialog internasional, di mana isinya perempuan pengusaha semua, untuk menginspirasi kita agar termotivasi go global" ujar Nita Yudi.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved