Lifestyle

Lebih dari 50 Persen UMKM Indonesia Dijalankan oleh Perempuan, Saat Pandemi Meningkat

UMKM yang  yang tumbuh dan berkembang dengan baik adalah UMKM yang telah menerapkan dan tergabung dalam ekosistem digital

istimewa
Para pelaku UMKM perempuan untuk tingkatkan kapasitas dan kualitas layanan pelanggan dengan mengikuti berbagai pelatihan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA  – Pandemi Covid-19 membuat banyak usaha yang gulung tikar.

Banyaknya usaha yang memilih tutup atau bangkrut pada akhirnya menyebabkan kondisi perekonomian melemah.

Pada saat itulah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi penopang keluarga dan juga negara.

Para ibu yang memiliki semangat kemandirian finansial keluarga berusaha keluar dari kesusahan dengan membuat usaha. Dari makanan, fesyen, dan lainnya.

Era digital membuat para ibu yang melek internet dapat memasarkan usahanya lebih jauh. 

Dikutip dari tulisan Nurlinda dari jurusan akuntansi, Politeknik Negeri Medan dengan judul ‘Potensi UMKM dalam menyangga perekonomian kerakyatan di masa Covid-19’ disebutkan, meskipun banyak usaha yang bangkrut tapi masih ada peluang yang dapat menjadi  harapan bergulirnya ekonomi kerakyatan melalui UMKM.

UMKM yang  yang tumbuh dan berkembang dengan baik adalah UMKM yang telah menerapkan dan tergabung dalam ekosistem digital sehingga penting segera dilakukan adalah transformasi UMKM dari offline menjadi online.

UMKM sejak tahun 2016 – 2019 tumbuh sebesar 4,2 persen setiap tahunnya dengan rata-rata kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar 50 persen sejak 3 tahun terakhir (Soetjipto, 2020).

Perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian negara dan menyejahterakan ekonomi keluarganya melalui sektor UMKM.

Baca juga: Ikuti Arahan Jokowi, UMKM di Indonesia akan Dibantu Manfaatkan Platform Digital

Menurut data, lebih dari 50 persen bisnis UMKM Indonesia dijalankan oleh perempuan dengan rincian sebanyak 34 persen usaha, 56 persen usaha kecil dan 52 persen usaha mikro di Indonesia dimiliki oleh perempuan.

Dikutip dari website kemenkopmk.go.id disebutkan bahwa UMKM mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan menghimpun 60,4 persen dari total investasi.

Berdasarkan laporan dari UNDP tahun 2021, di masa pandemi UMKM yang dikelola oleh perempuan meningkat.

Menyadari peran perempuan dalam menggerakan ekonomi lewat UMKM, dalam rangka Hari Pelanggan Nasional Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak pelaku UMKM perempuan untuk terus meningkatkan produk dan layanannya kepada Pelanggan.

Ajakan ini merupakan refleksi dari semangat 100 tahun Frisian Flag di Indonesia yang terus mengajak dan mendukung seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa membangun diri menjadi bangsa yang tangguh.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved