Berita Jakarta

Wacana Pengaturan Jam Kerja Masih Simpang Siur, Kadishub DKI : Tunggu Hasil FGD

Syafrin Liputo mengaku pihaknya sudah melakukan Focus Group Discussion (FGD) terbatas terkait dengan pengaturan jam kerja.

Warta Kota/Indri Fahra Febrina
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, soal wacana jam pulang kerja karyawan di Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wacana pengaturan jam kerja hingga saat ini masih simpang siur keberlanjutannya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengaku pihaknya sudah melakukan Focus Group Discussion (FGD) terbatas terkait dengan pengaturan jam kerja.

"Kami sudah melakukan FGD terbatas dengan mengundang para narasumber terkait," ujar Syafrin kepada wartawan, pada Kamis (29/9/2022).

Kemudian, Syafrin menjelaskan dari FGD tersebut akan dilakukan semacam forum diskusi lebih lanjut dengan stakeholder terkait untuk membicarakan teknis pengaturan jam kerja.

Saat ditanya perihal target, Syafrin belum bisa membeberkan lebih lanjut.

Baca juga: Pengaturan Jam Kerja di DKI Jakarta Belum Diterapkan, Pemprov DKI Masih Tunggu Kajian dari Pakar

Ia menegaskan, akan diinformasikan lebih lanjut skenario ke depan apabila sudah ada hasil yang matang dari FGD yang dilakukan.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, usulan pengaturan jam kerja dari Dirlantas Polda Metro Jaya hingga saat ini masih dibahas oleh berbagai macam pihak.

Adanya usulan tersebut untuk mengurangi kemacetan yang ada di DKI Jakarta.

Saat ditanya perihal perkembangan usulan pengaturan jam kerja, Wakil Gubenur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria tidak hanya menginformasikan bahwa sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Prinsipnya, kami akan terus upayakan untuk mencari berbagai solusi terkait pengendalian transportasi," ujar pria yang akrab dipanggil Ariza, Sabtu (27/8/2022).

Baca juga: Pengaturan Jam Kerja Karyawan, Pemprov DKI Sudah Koordinasi dengan Dinas dan Dirlantas

Saat ditemui di Grand Cempaka Business Hotel, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Ariza mengatakan bahwa hingga hari ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya terkait dengan pembangunan transportasi publik.

Selain itu, ia menilai minat masyarakat juga semakin tinggi untuk menggunakan moda transportasi publik.

Hal itulah yang menurut Ariza merupakan salah satu cara untuk mengurangi kemacetan di DKI Jakarta.

Diketahui, Polda Metro Jaya mengatakan bahwa hingga saat ini wacana pengaturan jam kerja bagi para pekerja di DKI Jakarta masih sebatas usulan.

Hal tersebut masih harus dimatangkan dan dipertimbangkan kembali secara bersama-sama.

Dilansir dari Kompas.com pada Selasa (26/7/2022), Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Rusdy Pramana mengatakan bahwa kepolisian masih membahas secara internal terkait wacana tersebut.

"Lalu kami akan mengundang pihak-pihak terkait untuk dimintai masukan terkait usulan kebijakan ini," ujar Rusdy. (m36) 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved