Polisi Tembak Polisi

Jaga Kemandirian Hakim di Sidang Ferdy Sambo Cs, Komisi Yudisial Pertimbangkan Sediakan Safe House

Ada juga usulan untuk mendorong pemindahan lokasi sidang dengan persetujuan Ketua MA.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Komisi Yudisial (KY) bakal memantau dan mengawasi proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) bakal memantau dan mengawasi proses persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Pengawasan yang dilakukan KY untuk menjaga kemandirian hakim.

"KY akan hadir dalam bentuk kewenangan pemantauan dalam persidangan kasus ini."

"Tujuannya untuk menjaga kemandirian hakim," ujar Juru Bicara KY Miko Ginting lewat keterangan tertulis, Rabu (29/9/2022).

Miko mengatakan, kewenangan KY memantau persidangan ini memiliki dua muara.

Pertama, untuk menjaga agar hakim tidak melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.

Baca juga: Johanis Tanak Gantikan Lili Pintauli, Firli Bahuri: Mari Kita Bersihkan Negeri Ini dari Korupsi

Kedua, untuk menjaga agar hakim tidak direndahkan kehormatannya, misalnya melalui intimidasi atau iming-iming.

Terkait hal tersebut, KY sedang mempertimbangkan berbagai usulan.

Salah satunya, wacana safe house atau temporary relocation mechanism terhadap para hakim, terutama apabila perkara ini tetap disidangkan di PN Jakarta Selatan.

Baca juga: Sekjen: Sebagian Besar Pamdal Titipan Anggota DPR, Dulu Kerjanya Cuma Pegang HP dan Merokok

Ada juga usulan untuk mendorong pemindahan lokasi sidang dengan persetujuan Ketua MA.

"KY akan membuka komunikasi dengan pimpinan MA."

"Karena MA pasti juga sedang merumuskan mitigasi risiko terhadap situasi ini."

Baca juga: Sekjen DPR: Cuma di Indonesia Parlemen Bisa Seperti Pasar, Bisa Masuk Seenaknya Pakai Pakaian Bebas

"Apalagi ini bukan kali pertama MA mengelola persidangan yang sifatnya high profile," kata Miko.

Yang pasti, Miko menekankan, keseimbangan antara keamanan dan keselamatan hakim dan para pihak, akses dan partisipasi publik, serta integritas pembuktian, perlu diusahakan bersama.

KY senantiasa mendukung para hakim untuk menjaga dan menegakkan kemandiriannya. (Ilham Rian Pratama)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved