Berita Bekasi

Cerita Pengrajin Tahu di Bekasi Mencoba Bertahan saat Harga Kedelai Terus Melambung

Rina berharap harga kedelai segera menurun agar dirinya juga bisa menjual dengan harga normal dan tak memperkecil ukuran.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Pabrik Tahu yang berlokasi di Jalan Kampung Bojong Menteng, Rawalumbu, Bekasi, Kamis (29/9/2022). 

"Namanya usaha pasti ada naik turunnya. Yang penting tetap kerja keras, sabar, dan ulet. Alhamdulillah hingga kini kami tidak pernah sampai tutup produksi tetapi hanya saja pernah melakukan pengurangan karyawan yang lumayan banyak," ungkapnya.

Dalam sehari, produksi tahunya bisa menghasilkan 17 kwintal yang akan dikirim ke para pelanggan di kawasan Bekasi dan Jakarta.

"Sekarang ini mampu memproduksi tahu kurang lebih 17 kwintal per harinya. Langganan Alhmadulillah sudah banyak. Biasanya kami ke pasar-pasar di Bekasi dan Jakarta terutama sama ke pedagang-pedagang, produksi kami biasanya mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai," jelas dia.

Pantauan Wartakotalive.com, sekiranya pukul 13.30 WIB para pekerja tengah sibuk melakukan pekerjaan sesuai tugasnya masing-masing.

Ada yang sibuk mencetak tahu, menyaring rendaman kedelai, menggoreng tahu yang sudah dicetak dan sebagainya.

Beberapa kali, terlihat pedagang ataupun ibu rumah tangga membeli tahu langsung ke pabriknya. Ada yang membeli Rp 10.000 bahkan Rp 5.000 tetap dilayani.

Di seberang tempat produksi tahu, terdapat satu ruangan kecil yang digunakan keduanya sebagai ruangan bekerja atau kantor.

Sedangkan, pada lantai atas dijadikan tempat tinggal para karyawannya yang terdiri dari beberapa pintu. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved