Vaksinasi Covid19

BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Indovac untuk Vaksin Covid-19 Dewasa

Nantinya, vaksin produksi PT Bio Farma (Persero) ini akan diperuntukan bagi kelompok dewasa atau usia di atas 18 tahun.

Editor: Yaspen Martinus
europeanpharmaceuticalreview.com
IndoVac, vaksin Covid-19 buatan dalam negeri, mendapat Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - IndoVac, vaksin Covid-19 buatan dalam negeri, mendapat Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Nantinya, vaksin produksi PT Bio Farma (Persero) ini akan diperuntukkan bagi kelompok dewasa atau usia di atas 18 tahun.

"Nanti ada press conference kita untuk pemberian EUA yang baru diberikan, Indovac sudah dapat," kata Kepala BPOM Penny K Lukito di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Ia mengatakan, vaksin dengan platform protein rekombinan sub-unit berbasis ragi (yeast based) ini akan digunakan sebagai vaksin primer.

Sedangkan untuk vaksin booster, Penny menyebut masih dalam tahap uji klinik.

"Jadi vaksin dalam negeri Indovac yang dari Biofarma dengan dealer, itu sudah dapat EUA untuk vaksin primer dewasa."

Baca juga: JPU Kebut Surat Dakwaan Agar Perkara Ferdy Sambo Cs Bisa Dilimpahkan ke Pengadilan Pekan Depan

"Dan sekarang dilanjutkan dengan uji klinik vaksin boosternya. Jadi sudah dapat EUA yang pertama," terang perempuan berhijab ini.

Dalam rilis PT Bio Farma beberapa waktu lalu, untuk tahap awal ini BUMN bidang farmasi ini akan memproduksi maksimal 20 juta dosis.

Jumlah tersebut dapat dinaikkan menjadi 40 juta dosis per tahun 2023, dengan penambahan fasilitas produksi.

Baca juga: Dipilih 38 Anggota Komisi III DPR, Johanis Tanak Jadi Pimpinan KPK Gantikan Lili Pintauli Siregar

Selanjutnya kapasitas produksi bisa dinaikkan lagi menjadi 100 juta dosis per tahun pada 2024, tergantung pada kebutuhan dan permintaan.

Pada saat yang sama Bio Farma juga mengajukan sertifikasi kehalalan IndoVac agar menjamin rasa aman masyarakat Indonesia.

Tiga Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri Bersertifikasi Halal

Kepala BPOM Penny K Lukito memastikan, tiga vaksian buatan dalam negeri memiliki sertifikasi halal.

Ketiganya telah melewati audit aspek kehalalan dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved