Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta: Bukan Hanya Jago Silat, Sosok Si Pitung Ternyata Punya Kemampuan Menghilang

Si Pitung erat kaitannya dengan Sejarah Jakarta. Si Pitung menjadi bagian sejarah Jakarta yang tidak lekang oleh waktu. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Kompas.com
Ilustrasi Sosok Si Pitung yang menjadi sejarah Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Si Pitung erat kaitannya dengan Sejarah Jakarta. Si Pitung menjadi bagian sejarah Jakarta yang tidak lekang oleh waktu. 

Nama Si Pitung dikenang baik dari mulut ke mulut, buku, hingga film. Dalam Sejarah Jakarta, sosok Si Pitung dikenal sebagai orang Betawi jagoan yang melawan kompeni Belanda dengan tangan kosong. 

Sejarah Si Pitung juga menjadi kebanggan suku asli Jakarta yakni Betawi. Bahkan sejarah Si Pitung erat kaitannya dengan olahraga Pencak Silat Betawi. 

Bukan hanya jago silat, dikutip dari Buku Kisah Jakarta Tempo Doeloe Si Pitung ternyata juga punya keahlian magis. 

Tokoh legendaris pada akhir abad ke-19 itu kerap dipanggil Bang Pitung. Bagi kompeni, Bang Pitung adalah penjahat, pengacau, perampok, dan sebagainya yang harus ditumpas.

Namun, bagi rakyat Betawi Si Pitung adalah pembela rakyat kecil yang ditindas oleh kompeni.

Di film-film, sosok Si Pitung kerap digambarkan sebagai pemuda bertubuh besar dan keren. Meski begitu, dari kesaksian warga Betawi asli yang mengaku pernah bertemu Si Pitung, pahlawan Betawi itu ternyata memiliki tubuh kecil. 

Baca juga: Pemkot Jakarta Utara Waswas, Bangun Tanggul Sementara, Antisipasi Banjir Rob di Kampung Si Pitung

Sikapnya juga tidak seperti jagoan. Bahkan kulit wajahnya kehitam-hitaman dengan ciri khas sepasang cambang panjang tipis dengan ujung melingkar ke depan.

Sosok Pitung yang jarang menampakan diri itu diketahui karena beberapa kali mampir ke rumah Tokoh Betawi bernama Tempang di Koneng, Jakarta Barat. 

Namun suatu hari, keberadaan Pitung di rumah Tempang itu tercium Belanda. Polisi Hindia Belanda Van Hinne saat itu menggeledah rumah Tokoh Betawi yang diduga bersembunyi di dalam rumah tersebut.

Saat itu kesaksian anak Tempang, sejumlah Polisi Belanda menggeledah kamar-kamar, kolong tempat tidur, sudut-sudut yang tersembunyi,dapur, hingga halaman belakang.

Namun, keberadaan Si Pitung di rumah Tokoh Betawi itu nihil. Polisi Hindia Belanda kemudian meninggalkan rumah Tempang. 

Saat para Polisi Hindia Belanda meninggalkan rumah tersebut, keajaiban terjadi. Sosok Si Pitung tiba-tiba keluar dari arah Dapur. 

Keluarga di rumah itupun keheranan kenapa Si Pitung bisa lolos dari penggeledehan Polisi Hindia Belanda.

Padahal tidak ada tempat bersembunyi di rumah tersebut. Sebab bagian belakang rumah langsung berbatasan dengan Kali Koneng yang dipenuhi buaya. 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved