Kebakaran

Pengungsi Kebakaran di Cikini Keluhkan Minimnya Air Bersih untuk Mandi dan Cuci

Aida, salah satu pengungsi dampak kebakaran di Jalan Cikini Kramat mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih

Wartakotalive/Alfian Firmansyah
Aida, korban kebakaran di Jalan Cikini Kramat, Pegangsaan, Jakarta Pusat keluhkan susahnya dapat air bersih 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Kebakaran melanda rumah warga di Jalan Cikini Kramat (Pasar Kembang), Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta, pada Selasa (27/9/2022).

Dampak kebakaran di Cikini, sebanyak 154 warga, dan 41 kios, serta  16 rumah hangus ludes terbakar, banyak warga yang kehilangan harta bendanya

Salah satunya pemilik kios sekaligus rumah yang hangus terbakar, bernama Aida (48) hanya meratapi kiosnya sudah hangus terbakar. 

Aida mengatakan, sejumlah bantuan bahan pokok serta pakaian, menurut ia sudah cukup untuk sampai hari ini. 

Baca juga: Kompor Pedagang Bubur Meledak, Sejumlah Rumah di Cikini Kebakaran

"Untuk nasi kotak, nasi bungkus, air minum, sama baju baju bekas alhamdulillah melimpah," ujar Aida saat ditemui di lokasi, Rabu (28/9/2022)

Aida sampaikan, untuk kebutuhan air bersih masih susah untuk mandi dan buang air besar. 

"Cuma kebetulan Mandi Cuci Kakus (MCK) mati kecil, kalau mau maaf buang air besar susah, jadi saya di posko numpang dulu ke rumah warga yang air dan listriknya hidup, untuk yang lain lainnya cukup," ujar Aida. 

Aida menambahkan, bahwa dirinya harus curi-curi tempat wudhu di mushola terdekat, untuk bisa mandi. 

"Pagi bisa mandi, saya curi curi tempat wudhu, harusnya buat wudhu tapi minta tolong untuk mandi,"ucap Aida. 

Kronologi Kebakaran

Permukiman warga di Jalan Cikini Kramat, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, dilalap si jago merah, pada Selasa (27/9/2022) dini hari.

Lurah Pegangsaan, Sendi Yusuf (40) menceritakan kronologi kejadian sebelum api menghanguskan belasan rumah di permukiman tersebut.

"Jadi pas subuh, rumah tukang bubur sedang memasak bubur. Lalu sekira pukul 04.35 WIB terjadi kebocoran tabung gas," ujar Sandi.

Sandi menceritakan, tidak lama setelah kebocoran tabung gas, terdengar suara ledakan yang membuat kemunculan api.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved