Banjir Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Bergerak Atasi Banjir, 15 Proyek Penataan Dilakukan Serentak

Pemkot Tangsel berupaya keras mengatasi banjir, dengan melakukan penataan di 15 titik rawan banjir.

warta kota/rafsanjani
Petugas sedang membersihkan Puskesmas Rawa Buntu yang kebanjiran akibat hujan deras beberapa hari lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Akhir-akhir ini Kota Tangsel kerap didera banjir, jika hujan lebat terjadi.

Hal ini membuat warga geram, karena selain banjir, arus lalu lintas menjadi macet parah.

Beberapa banjir dikarenakan drainase yang buruk, hingga sungai yang meluap.

Masyarakat pun kerap mengeluhkan situasi banjir.

Robby Cahyadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel, mengatakan upaya mengatasi banjir telah dilakukan oleh pihaknya.

"Kalau hujan debit airnya melimpas tidak tertampung karena kapasitas sungai sungai sudah mengecil,” ujarnya, Selasa (27/9/2022).

“Pemkot Tangsel melakukan penanganan menambah kapasitas badan air contohnya (penanganan) tanggul tadi,” imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi Banjir Jakarta, Anies Baswedan Pantau Kesiapan Pintu Air Manggarai Menangani Sampah

“Kita tidak bisa lebarkan sungainya karena sudah banyak bangunan, maka kita tinggikan," lanjut Robby.

Menurut Robby, Pemkot Tangsel fokus pada pembangunan turap untuk perkuatan tebing sungai atau ditambah tanggul dan tandon untuk menambah daya tampung.

Robby menyebut, ada 15 titik fokus pembangunan penanganan banjir tahun 2022 yaitu, pembangunan prasarana kolam retensi dan turap kampung bulak.

Baca juga: Cara Anies Baswedan Atasi Banjir di Jakarta, Sumur Resapan dan Waduk Jadi Andalan

Lalu, penataan kolam retensi griya asri, pembangunan tandon puri bintaro hijau, pembangunan kali Ciater segmen Ciater Hilir, pembangunan prasarana kali Baru - Sekunder Parigi, dan pembangunan TPT kali Serua Segmen Kacang Prima.

Pada saat bersamaan, dilanjut pembangunan turap kali Cibenda  Jombang, pembangunan turap jali Ciputat - Ciputat Baru, pembangunan turap kali Perumahan Puri Bintaro Indah-Jombang Ciputat, pembangunan turap kali segmen segmen Nerada - Pondok Payung Mas, dan pembangunan turap kali Serua Hilir.

Penataan kali Engram Gintung segmen Griya Mandiri juga dilakukan, serta pembangunan saluran drainase kota Jalan Merpati Raya-Jalan Ki Hajar Dewantoro-Jalan Menjangan (Kompas)-Jalan Cendrawasih Raya-Jalan Tegal Rotan sampai menuju saluran pembuang.

Diguyur hujan deras selama satu jam, kawasan BSD Tangerang Selatan dikepung air banjir berwarna cokelat kemerahan. Video suasana kawasan BSD Tangerang Selatan yang dikepung air banjir berwarna cokelat kemerahan dibagikan akun instagram @tangsel.life pada Jumat (23/9/2022). 
Diguyur hujan deras selama satu jam, kawasan BSD Tangerang Selatan dikepung air banjir berwarna cokelat kemerahan. Video suasana kawasan BSD Tangerang Selatan yang dikepung air banjir berwarna cokelat kemerahan dibagikan akun instagram @tangsel.life pada Jumat (23/9/2022).  (Instagram @tangsel.life)

Pembangunan saluran drainase kota Jalan Pondok Betung Raya juga dilakukan menuju saluran pembuang, dan pembangunan saluran drainase lingkungan Komplek Pondok Kacang Prima Kecamatan Pondok Aren.

"Tandon ada tiga titik di Kampung Bulak, Griya Asri, sama Puri Bintaro Hijau 2. Kemudian ada 12 pembangunan turap dan tanggul," jelas Robby.

Pembangunan dilakukan guna menampung dan meretensi serta menahan  air hujan yang mengalir di permukaan agar tidak langsung masuk sungai.

Jadi air sebagian berusaha diresapkan ke dalam tanah.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved