Berita Tangerang

Kartu Mainan Anak Terkoneksi Situs Judi Online, Pengamat: Ada Upaya Merusak Mental Anak Bangsa

Adib mengatakan, pencantuman situs judi online pada mainan anak-anak yang dijual oleh pedagang di sekolah merupakan hal yang berbahaya.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Ilustrasu: Kartu Mainan Anak-anak di Tangerang Terkoneksi Situs Judi Online 

Laporan Wartawan, WARTAKOTALIVE.COM, Gilbert Sem Sandro


WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG- Warga Pinang, Kota Tangerang, dihebohkan dengan adanya temuan mainan anak-anak yang dapat terkoneksi ke situs judi online.

Mainan anak-anak itu berupa kartu yang miliki gambar berbagai karakter kartun pada kedua sisinya.

Sisi pertama menampilkan karakter-karakter kartun berbagai jenis. Sedangkan sisi lainnya mencantumkan sebuah barcode dan sebuah situs, yakni www.5kapai.com.

Barcode tersebut apabila diakses mengarahkan pengguna pada Aplikasi Sosial Media Wechat. Sedangkan situs tersebut apabila diakses dapat terhubung pada sebuah situs judi online yang menggunakan bahasa Tiongkok.

Baca juga: VIDEO Waspada! Kartu Mainan Anak-anak Terkoneksi Situs Judi Online

Temuan mainan anak-anak yang dapat terhubung ke situs judi online tersebut tersebut mendapat sorotan dari masyarakat dan pengamat.

Salah satunya ialah Direktur Eksekutif Kajian Politik Nusantara (KPN), Adib Miftahul.

Adib mengatakan, pencantuman situs judi online pada mainan anak-anak yang dijual oleh pedagang di sekolah merupakan hal yang berbahaya.

Menurutnya, penggunaan situs judi online pada mainan tersebut merupakan suatu upaya untuk merusak mental anak bangsa.

"Saya melihat ada upaya yang dilakukan secara terstruktur dan masif untuk merusak mental anak-anak kita dalam pencantuman situs judi online dalam mainan ini," ujar Adib Miftahul saat diwawancarai Wartakotalive.com, Rabu (28/9/2022).

"Oleh karena itu adanya situs judi online tercantum dalam mainan anak-anak ini sangatlah berbahaya," imbuhnya.

Pemerintah Kota Tangerang dinilai Adib perlu memberi perhatian khusus dengan adanya sistus judi online dalam mainan anak-anak berupa kartu itu.

Pasalnya, mainan tersebut beredar dan diperjualbelikan kepada anak-anak di lingkungan sekolah.

Terlebih, anak-anak kerap membeli mainan kartu tersebut dalam jumlah banyak, lantaran harganya yang hanya sejumlah Rp 1.000.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved