Alwaludin Bersyukur Bisa Menjalani Pengobatan Asma Sang Istri Tanpa Dikenakan Biaya Berkat JKN-KIS

Peserta JKN-KIS, Alwaludin merasa terbantu dengan Program JKN-KIS karena tidak dikenakan biaya apapun untuk pengobatan asma sang istri.

istimewa
Alwaludin (44) peserta JKN-KIS merasakan manfaat dari keikutsertaan program JKN-KIS karena bisa menjalani perawatan intensif sang istri yang terkena asma tanpa dikenakan biaya. 

WARTAKOTALIVE.COM - Alwaludin (44) yang berprofesi sebagai seorang pedagang keliling dan bertempat tinggal di Solear, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu peserta JKN-KIS yang sangat merasakan manfaatnya bersama keluarga.

Alwa, panggilan akrabnya berbagi cerita tentang istrinya Siti Ahyati (41) yang sedang menjalani pengobatan penyakit asmanya.

“Awalnya istri saya merasakan keluhan dada terasa sesak dan kesulitan untuk bernapas. Ketika asmanya kambuh, Ia selalu mengonsumsi obat yang selalu tersedia di dalam tasnya. Namun, setelah beberapa waktu konsumsi obat-obatan tersebut, Ia tidak kunjung merasakan perubahan yang berarti. Akhirnya saya memutuskan untuk membawanya menjalani pengobatan di Puskesmas Cikuya, Kabupaten Tangerang,” tutur Alwa beberapa waktu lalu.

Alwa menambahkan, setelah pemeriksaan oleh dokter di Puskesmas, istrinya disarankan untuk menjalani perawatan secara intensif.

Kekhawatiran keluarga pun muncul terbayang akan biaya pelayanan kesehatan yang tidak sedikit apabila menjalani pengobatan secara rutin.

Tetapi, rasa khawatir keluarga terjawab melalui kehadiran Program JKN-KIS. Alwa dan istrinya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD.

“Saya dan keluarga terbayang akan biaya yang akan dikeluarkan selama perawatan intensif ini. Tetapi saya merasa tenang dan aman mengingat kami telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Meskipun iuran kami dibantu oleh Pemerintah Daerah, kami tidak merasakan adanya perbedaan pelayanan yang diberikan oleh pihak Puskesmas," ungkap Alwa.  

Selain itu, Alwa juga sangat bersyukur bahwa dirinya tidak dikenakan biaya apapun untuk pengobatan asma sang istri.

"Hal yang paling penting dan patut kami syukuri bahwa tidak adanya biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan istri saya, termasuk perawatan sebelum dan setelah tindakan, maupun obat-obatan yang seluruhnya telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” jelas Alwa.

Sebagai salah satu peserta yang telah terdaftar sejak Program JKN-KIS pertama kali diluncurkan, Alwa mengakui bahwa sistem pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS semakin hari semakin meningkat menjadi lebih baik.

Hal ini tidak terlepas dari sinergi antara BPJS Kesehatan dengan pemangku kepentingan lainnya yang telah sigap dalam melakukan perbaikan sistem demi kepuasan peserta.

Oleh karena itu, Alwa tidak ragu dengan Program JKN-KIS, karena ia dan keluarganya telah merasakan sendiri manfaatnya.

"Pelayanan yang diberikan sangat baik dan tidak dikenakan biaya sedikitpun. Tentunya peran serta peserta JKN-KIS, dalam kewajiban membayar iuran secara rutin maupun menyampaikan informasi kepada BPJS Kesehatan ketika mengalami kendala, diperlukan untuk mendukung keberhasilan Program JKN-KIS. Besar harapan saya Program JKN-KIS ini terus memberikan perlindungan kesehatan  bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Alwa.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved